Akan Dibuka Pada 4 September 2025, Jalur Gumitir Sudah Mulus Dengan Aspal Baru
Jalur Gumitir akan difungsikan kembali pada Kamis, 4 September 2025. Jalur ini sebelumnya ditutup total sejak 24 Juli 2025. Setelah melewati proses perbaikan, jalur Gumitir kini tampak lebih baik. Dengan aspal yang masih baru, permukaan jalan tampak mulus.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan, perbaikan jalur Gumitir telah mencapai sekitar 85 persen. Pengerjaan jalur ini lebih cepat dari karena dilakukan percepatan.
Menurut Javid, pengaspalan di titik longsoran sudah selesai. Saat ini, sedang dilakukan penyelesaian saluran air, pemasangan rambu, serta perlengkapan jalan lainnya.
"Prinsipnya, yang kemarin kita tutup kini kita buka kembali," tegasnya, Selasa, 2 September 2025.
Meski demikian, menurut Javid, masih ada pekerjaan minor yang tetap harus diselesaikan sesuai kontrak kerja. Dalam kontrak kerja, pekerjaan perbaikan ini berlangsung hingga 31 Desember 2025.
Pembukaan jalur pada 4 September 2025 nanti, menurutnya, masih bersifat fungsional. Kendaraan bisa melintas, tetapi pelaksanaan pekerjaan lanjutan tetap dilakukan sampai masa kontrak habis.
Dia menyebut, titik longsoran di kilometer 233+500 dan kilometer 235+650 jalur Gumitir sudah aman dilalui. Pekerjaan penguatan badan jalan dengan bore pile telah rampung lebih cepat pada 17 Agustus 2025 lalu.
Jalur penghubung Banyuwangi dengan Jember ini awalnya dijadwalkan dibuka kembali pada 24 September 2025. Setelah dilakukan percepatan pekerjaan, memungkinkan jalur strategis perekonomian itu bisa difungsikan lebih awal.
"Kenapa kemarin ditutup, karena alat berat untuk pekerjaan bore pile menutup penuh badan jalan. Jadi kendaraan tidak bisa melintas," terangnya.
Kini alat berat sudah dipindahkan, sehingga badan jalan bisa terbuka kembali. Mobilitas dari Banyuwangi menuju Jember dan sebaliknya akan kembali lancar seiring berfungsinya jalur strategis tersebut. Namun, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati saat melintas. Petugas akan berjaga di lapangan untuk mengatur lalu lintas selama masa open traffict fungsional.
"Karena operasional penuh kami target Desember. Selama itu kami harap pengendara hati-hati dan mengikuti arahan petugas,"ujarnya.