Ada Perbaikan Rel, Jalur Jember-Bondowoso Ditutup Sementara
Jalur yang menghubungkan Jember dengan Bondowoso, akan ditutup sementara. Penutupan sementara dilakukan karena ada kegiatan pemasangan bantalan dan rel kereta api. Penutupan tersebut akan dimulai Kamis, 21 Agustus 2025 pukul 22.00 WIB hingga Jumat, 22 Agustus 2025 pukul 05.00 WIB.
Humas Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Alfaviega Septian Pravangasta, mengatakan, peningkatan jalur Kereta Api Jember-Kalisat itu akan dilakukan di JPL 163, yang berada di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Selama kegiatan tersebut jalur yang menghubungkan Jember dengan Bondowoso akan ditutup total.
βPenutupan jalan ini sebagai salah satu bagian dalam pengerjaan proyek peningkatan jalur Jember-Kalisat yang saat ini telah mencapai progres yang baik. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perjalanan warga Jember yang akan ke Bondowoso dan sebaliknya mungkin akan terganggu,β katanya, Selasa, 19 Agustus 2025.
Penutupan jalur tersebut harus dilakukan, karena selama pekerjaan berlangsung, jalur kereta juga telah steril. Sebab, selama pengerjaan harus melakukan pembongkaran jalan raya, untuk dilakukan pemasangan rel baru dan juga box culvert untuk kawat sinyal Stasiun Arjasa.
Selama jalur ditutup total, pengendara yang akan melintas bisa melalui rute alternatif. Pengendara dari arah Bondowoso dapat melewati Kalisat dengan rute Jl Raya Bondowoso-Jember, Jl. Tapaksiring, Jl. Pangandaran, Jl. Gajahmada, Jl. Raya Bedadung, Jl. Raya Kalisat, Jl. Raya Bondowoso-Jember.
Sedangkan pengendara dari arah Jember dapat melewati Rasamala dengan rute Jl Raya Bondowoso-Jember, Jl.Letjen Suprayitno, Jl. Projodiharjo, Jl. Rasamala II, dan bertemu di Jl. Raya Bondowoso-Jember tepatnya di dekat JPL 162.
βRencana penutupan total jalur tersebut telah dikoordinasikan dengan lintas sektor, seperti Pemkab Jember, Polres Jember, hingga operator PT KAI Daop 9 Jember. Saat jalan raya ditutup akan ada pengaturan dari pihak kepolisian untuk memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas,β jelasnya.
Lebih jauh Dia mengatakan, peningkatan jalur KA antara Stasiun Jember hingga Kalisat merupakan pengerjaan multiyears yang dilakukan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya untuk mendukung pembangunan yang merata.
Nantinya, jalur rel yang pada di Kabupaten Jember akan mempunyai standar yang sama dengan jalur lain yang ada di lintas raya di Pulau Jawa, sehingga dapat dipacu hingga kecepatan 100 kilometer per jam. Peningkatan kecepatan tersebut nanti akan dibarengi peningkatan keselamatan terutama di perlintasan sebidang.
βKami berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan dengan membangun 5 pos JPL baru pada peningkatan jalur KA Jember-Kalisat ini. Sehingga keamanan saat kereta menambah kecepatan tetap bisa memberikan rasa aman bagi para pengendara,β pungkasnya.
Advertisement