Zohran Mamdani Muslim Pertama yang Terpilih Jadi Wali Kota New York
Zohran Mamdani, seorang sosialis demokrat berusia 34 tahun, memenangkan pemilihan wali kota New York City pada hari Selasa atau Rabu pagi WIB.
Mamdani akan menjadi wali kota Muslim pertama di kota terbesar di AS tersebut. Ia mengalahkan mantan Gubernur dari Partai Demokrat, Andrew Cuomo, 67 tahun, yang mencalonkan diri sebagai calon independen setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan dari Mamdani. Curtis Sliwa dari Partai Republik juga ikut dalam pemilihan. Wali Kota petahana, Eric Adams, juga mencalonkan diri sebagai kandidat partai ketiga, tetapi mengundurkan diri dari pemilihan ini.
Zohran Mamdani memenangkan pemilihan wali kota yang sangat dinantikan di New York City. Mamdani telah menarik perhatian pemilih liberal dengan program menyelnggarakan penitipan anak gratis, transportasi bus gratis, dan pembekuan sewa tempat tinggal yang memengaruhi sekitar satu juta warga New York yang memiliki aturan sewa.
Zohran Kwame Mamdani (lahir 18 Oktober 1991) adalah seorang politikus asal Amerika Serikat. Ia tergabung dalam Partai Demokrat dan Sosialis Demokrat Amerika. Sejak tahun 2021, ia menjabat sebagai perwakilan dari distrik ke-36 Majelis Negara Bagian New York yang terletak di wilayah Queens.
Mamdani lahir di Kampal, Uganda, dalam keluarga keturunan India, dari pasangan akademisi Mahmood Mamdani dan pembuat film Mira Nair. Ibunya beragama Hindu sementara ayahnya Muslim. Dikutip dari Wikipedia, keluarga Mamdani berimigrasi ke Afrika Selatan saat ia berusia lima tahun, lalu pindah ke Amerika Serikat ketika ia berumur tujuh tahun, dan menetap di New York City. Mamdani lulus dari Bronx High School of Science dan dari Bowdoin College dengan gelar sarjana dalam bidang kajian kulit hitam.
Mamdani pernah bekerja sebagai konselor perumahan dan musisi hip-hop. Ia memulai karier politiknya sebagai manajer kampanye untuk Khader El-Yateem dan Ross Barkan. Mamdani pertama kali terpilih sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York pada tahun 2020, mengalahkan petahana empat periode Aravella Simotas dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. Ia terpilih kembali tanpa lawan pada tahun 2022 dan 2024.
Pada bulan Oktober 2024, Mamdani mengumumkan pencalonannya sebagai Wali Kota Kota New York dalam pemilihan 2025. Mamdani mencalonkan diri dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk jabatan wali Kota New York pada tahun 2025.
Dalam visi kampanyenya, ia menyuarakan dukungan untuk bus kota tanpa biaya, perawatan anak publik, toko grosir milik kota, pembekuan sewa pada unit yang distabilkan sewa, tambahan unit perumahan yang terjangkau, reformasi keselamatan publik yang komprehensif, dan upah minimum 30 Dolar pada tahun 2030.
Mamdani juga mendukung kenaikan pajak terhadap korporasi dan individu yang berpenghasilan di atas satu juta dollar per tahun. Ia sering kali mengkritik perlakuan Israel terhadap warga Palestina, yang ia sebut sebagai genosida di Gaza, ia akan menangkap PM Netanyahu, jika ia menginjakkan kakinya di Kota New York dengan dalil telah mematuhi surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional terhadap para pemimpin Israel. Selama kampanyenya, Mamdani mendapat dukungan dari sejumlah tokoh progresif ternama, termasuk Bernie Sanders dan Alexandria Ocacio-Cortez.
Zohran memenangi pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat untuk Wali Kota New York pada 24 Juni 2025, mengalahkan rival kuatnya, mantan Gubernur Andrew Cuomo. Ia akan melangkah ke pemilihan umum wali kota New York pada bulan November sebagai calon resmi Partai Demokrat.*