Yuhronur Efendi: Persela Lamongan Tidak Akan Bubar, Semua Elemen Terutama Supporter Jangan Panik
Penasihat Persela Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan Persela Lamongan tidak akan bubar. Untuk itu, Ia meminta seluruh elemen, khususnya suporter, agar tidak panik.
Sebaliknya, harus tetap optimistis dan tetap percaya terhadap keberlangsungan klub kebanggaan masyarakat Lamongan tersebut.
Yuhronur menegaskan, proses transisi yang sedang dijalani Persela telah dipersiapkan dengan matang.
Menurutnya, kekhawatiran berlebihan justru dapat memperkeruh situasi yang saat ini sedang diupayakan untuk tetap stabil.
“Kita terus menyiapkan semuanya. Dalam masa transisi ini, jangan terlalu cemas. Persela tidak akan bubar,” tegasnya, Kamis 18 Desember 2025.
Penegasan Yuhronur, juga Bupati Lamongan ini, spontan menepis isue miring yang belakangan berkembang di masyarakat.
Bahwa, Persela yang sedang mengalami masa transisi sejak oleh CEO Fariz Julinar Maurisal mengundurkan diri secara mendadak itu, dikhawatirkan bakal tertatih-tatih melanjutkan kompetisi Chamionship 2025/2026.
Apalagi, sejumlah pemain diboyong oleh Fariz untuk bergabung ke PSIS Semarang. Ini terkait dengan istrinya, Datu Nova Fatmawati, yang belum lama ini duduk sebagai CEO PSIS setelah berhasil membeli saham mayoritas.
Yuhronur, yang juga Bupati Lamongan ini menambahkan, ia memastikan diri untuk bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan Persela Lamongan.
Sekali lagi, ia berharap Yseluruh pihak, terutama suporter, untuk tetap memberikan kepercayaan dan dukungan agar Persela tetap eksis.
“Saya akan bertanggung jawab terhadap kelangsungan ini. Saya minta semuanya, terutama suporter, agar tetap yakin dan percaya bahwa Persela akan terus ada,” tandasnya.
Disinggung soal siapa sosok pengganti Fariz Julinar Maurisal, baik sebagai presiden klub maupun CEO, Yuhronur menegaskan hal itu bukan satu-satunya fokus utama saat ini.
Menurutnya, pria yang akrab disapa Pak Yes ini, aspek terpenting adalah membangun kolaborasi yang kuat dengan para sponsor.
“Justru yang lebih penting bukan hanya presiden atau pengurus klub. Tapi, yang lebih penting itu kita akan kolaborasikan sponsor yang bisa bergerak. Tidak hanya menaungi Persela, tapi juga menjadikan Persela lebih eksis dan mandiri,” paparnya.
Yuhronur optimistis, Persela Lamongan mampu melewati masa transisi ini dengan baik dan tetap menjaga eksistensinya di kancah sepak bola nasional.
"Tentu, dengan sinergi yang solid antara manajemen, sponsor dan suporter," pungkasnya, usai menghadiri acara wisuda orang tua hebat di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan.