Warga Bandealit Jember Segera Nikmati Jalanan yang Terang Benderang
Sejak Indonesia merdeka warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Jember tak pernah merasakan layanan listrik PLN. Dusun yang berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri itu sudah lama diwacanakan akan segera dipasang tiang listrik, namun tak kunjung terpasang.
Kali ini, mereka bisa lega setelah pemerintah pusat menggelontorkan anggaran Rp50 miliar untuk pembangunan sarana prasana laynan PLN di lokasi tersebut. Anggaran yang cukup besar itu diberikan oleh pemerintah pusat setelah Bupati Jember Muhammad Fawait dibantuk Anggota DPR RI Bambang Haryadi melakukan lobi ke kementerian terkait.
Muhammad Fawait mengatakan pemasangan tiang listrik di kawasan Bandealit menjadi momen bagi warga Bandealit merayakan kemerdekaan dari kegelapan yang mereka rasakan sejak Indonesia merdeka. Gus Fawait menyebut realisasi program listrik desa di Bandealit tidak terlepas dari bantuan sejumlah pihak.
Karena itu, Gus Fawait berterima kasih kepala PLN dan jajaran terlibat, Fraksi Gerindra dan khususnya Presiden Prabowo yang sudah memberikan anggaran.
βInsyaallah pada bulan Agustus 2025 mendatang, warga Bandealit sudah bisa merayakan kemerdekaan dari kegelapan yang dialami sejak Indonesia merdeka,β katanya, saat peresmian program listrik desa di Bandealit, pada Kamis, 05 Juni 2025 sore.
Gus Fawait berharap dengan adanya layanan PLN di Bandealit akan mempermudah akses layanan publik lainnya, termasuk pengembangan wisata Bandealit. Tak hanya wisata Bandealit, Gus Fawait juga akan melibatkan berbagai pihak dalam pengembangan wisata di Jember yang sudah lama tertidur.
Tak hanya itu, Gus Fawait juga berkomitmen akan terus menarik program pemerintah pusat ke Jember. Hasil koordinasi dengan sejumlah kementerian, Jember akan mendapatkan program dari pemerintah pusat senilai Rp1 triliun pada tahun 2025.
Program tersebut meliputi pengembangan pasar tanjung, wisata, optimalisasi lahan, pengembantan, dan Bandara. Bahkan, Gus Fawait akan terus melakukan safari ke kementerian lainnya untuk mengatasi persoalan angka kemiskinan ekstrem yang cukup tinggi di Jember. Sebab, membangun Jember tidak bisa mengandalkan APBD Jember.
βMembangun Jember tidak bisa hanya mengandalkan APBD Jember saja, tetapi perlu bersinergi dengan pemerintah pusat dan wilayah. Tahun ini pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menambah panjang jalan beton di jalur Rambipuji-Puger dan Puger-Kencong melalui P-APBD sepanjang 5 KM. Tahun 2026 akan ada tambahan lagi 10 KM,β pungkasnya.
Sementara itu, Manager PT. PLN (Persero) UP3 Jember Alimuddin menyebutkan bahwa ada sekitar 220 tiang listrik yang akan didirikan dengan jarak sepanjang 11 kilometer hingga Pantai Bandealit.
Sementara General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur Ahmad Mustaqir meminta warga Bandealit untuk rutin memanjatkan doa guna kelancaran pemasangan ratusan tiang listrik yang akan berdiri kokoh hingga Pantai Bandealit.
PLN meminta Pemkab Jember agar ikut menjaga aset milik PLN, agar tidak cepat rusak apalagi sampai hilang.
"Untuk Pemkab Jember, tolong jaga aset kami. Mohon bantuan untuk menjaga aset kita agar terhindar dari oknum yang mengganggu aliran listrik yang mengalir ke rumah-rumah," paparnya.
Lebih jauh Ahmad Mustaqir mengatakan pihaknya bakal menggunakan listrik pascabayar di Bandealit. Masyarakat tidak membeli pulsa atau token, tetapi membayar tagihan tiap bulan.
"Bukan yang pulsa. Tapi, mohon dibantu agar membayar tepat waktu," imbuhnya. Pihaknya berharap, lampu-lampu bisa dinikmati warga Bandealit sebelum Agustus,β pungkasnya.
Advertisement