Wakil Walikota Kediri Hadiri Upacara Pengantaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 521 Dadaha Yodha
Wakil Walikota Kediri, Qowimuddin Thoha, menghadiri secara langsung Upacara Pengantaran Latihan Pratugas dan Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG) Kewilayahan Yonif 521/Dadaha Yodha tahun 2025. Acara ini digelar secara khidmat di Lapangan Yonif Mekanis 521/Dadaha Yodha dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting serta keluarga prajurit yang akan diberangkatkan.
Upacara resmi pemberangkatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 16/Wira Yudha, Kolonel Inf Taufik Ismail. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya disiplin, kesiapsiagaan, serta jiwa korsa yang kuat dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan negara, terutama di wilayah Papua yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.
Tugas Negara Menanti, Harapan dan Doa Menyertai
Setelah mengikuti upacara, Wakil Walikota Kediri menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi para prajurit Yonif 521 yang akan menjalankan tugas mulia menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka akan mengikuti latihan pratugas selama kurang lebih 30 hari sebelum bertugas di wilayah perbatasan RI–PNG di Papua selama satu tahun penuh.
“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh prajurit yang dengan ikhlas dan penuh semangat menjalankan tugas negara. Semoga diberikan keselamatan, kelancaran, dan kesuksesan selama bertugas di perbatasan Papua,” ujar Gus Qowim, sapaan akrab Wakil Walikota Kediri.
Ia juga berharap para prajurit dapat menjadi representasi dari nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan di tengah masyarakat perbatasan yang memiliki latar belakang budaya yang beragam.
Totalitas dan Profesionalisme Jadi Kunci Keberhasilan
Lebih lanjut, Gus Qowim menekankan pentingnya profesionalisme, totalitas, dan tanggung jawab yang tinggi selama menjalankan tugas. Ia juga berpesan agar prajurit senantiasa menjaga komunikasi yang baik dengan aparat keamanan lainnya seperti TNI AL, TNI AU, Polri, serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat lokal.
“Prajurit tidak hanya bertugas menjaga batas negara, tetapi juga menjadi duta perdamaian, persatuan, dan keteladanan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk tetap rendah hati, bersikap humanis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap langkah,” imbuhnya.
Dihadiri Pejabat Forkopimda dan Keluarga Prajurit
Upacara pengantaran ini turut dihadiri oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, Danyonif 521/Dadaha Yodha Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, serta perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri.
Selain itu, hadir pula Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, Agung Hadi Wijanarko, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVIII Brigif 16 PD V/Brawijaya Dina Taufik Ismail, Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ratih Bramastyo, anggota Persit Kartika Chandra Kirana dan keluarga besar prajurit Yonif 521 yang memberikan dukungan dan doa terbaik kepada para anggota yang akan menjalankan tugas negara.
Satgas Pamtas RI–PNG: Garda Terdepan Menjaga Kedaulatan
Penugasan ke wilayah perbatasan RI–PNG merupakan bagian dari misi strategis TNI dalam menjaga kedaulatan dan integritas wilayah NKRI, serta memastikan keamanan masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan. Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 521 Dadaha Yodha akan bertugas mengamankan perbatasan darat sekaligus membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dengan semangat juang dan loyalitas yang tinggi, para prajurit Yonif 521 diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan sukses dan menjadi kebanggaan bagi bangsa dan negara.