Tukang Becak Lansia Lamongan Dapat Becak Listrik dari Presiden Prabowo
Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyerahkan bantuan 200 unit becak listrik kepada tukang becak lanjut usia di Kabupaten Lamongan, Selasa 3 Januari 2026.
Bantuan diserahkan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen (Purn) Firman Dahlan.
Diacarakan di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan. Dihadiri Bupati Yuhronur Efendi dan para tukang becak lansia penerima manfaat.
Program ini kepedulian sekaligus dana pribadi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Ini juga aktualisasi program modernisasi transportasi rakyat.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan GSN, Mayjen (Purn) Firman Dahlan, mengatakan,
bantuan becak listrik ini duntuk meringankan beban kerja tukang becak lansia. S Selama ini, mereka mengandalkan becak konvensional berbasis tenaga manusia.
“Becak listrik ini diharapkan dapat membantu para tukang becak, khususnya yang sudah lanjut usia, agar lebih ringan dalam bekerja. Selain itu, lebih hemat biaya operasional dan tetap bisa menjalankan aktivitas mencari nafkah secara layak dan bermartabat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penggunaan becak listrik sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transportasi ramah lingkungan. Sekaligus, mendukung sektor pariwisata daerah.
“Becak listrik ini irit energi, ramah lingkungan, dan sangat relevan untuk kawasan perkotaan maupun destinasi wisata. Tukang becak juga memiliki peran penting sebagai bagian dari wajah pariwisata daerah,” imbuhnya.
Firman Dahlan menerangkan, Lamongan salah satu daerah penerima bantuan dengan jumlah 200 unit becak listrik, dari total 10 ribu unit yang disalurkan Yayasan GSN di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Diharapkan, program ini terus ditingkatkan dan diperluas ke wilayah lain di luar Pulau Jawa. Hanya, diakui Namun masih ada kendal produksi.
“Namun akan terus kami upayakan agar program ini berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara itu Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut positif bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto lewat melalui Yayasan GSN) ini.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini mengaku senang. Ia juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Yayasan GSN akan terus memantau perkembangan dan pemanfaatan becak listrik tersebut.
“Kita akan lihat hasil dan pemanfaatannya. Kita juga akan monitor. Harapannya bisa ada tambahan lagi bagi yang belum menerima. Karena program ini memang dikhususkan untuk usia 50 tahun ke atas. Bahkan ada yang usianya 60 hingga 75 tahun dan sampai sekarang masih bekerja,” jelasnya.
Setelah turun bantuan becak listrik ini, lanjut Pak Yes, Pemkab Lamongan juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung. Yakni, berupa titik pengisian daya listrik atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), di beberapa lokasi strategis.
“Saat ini sudah tersedia colokan listrik di beberapa titik. Seperti lingkungan Pemda, Alun-alun Lamongan, RS Muhammadiyah dan Terminal. Ke depan akan kita upayakan penambahan di beberapa titik lain agar memudahkan masyarakat dan tukang becak listrik saat mengisi daya,”paparnya.