Timnas U-20 vs Yordania: Garuda Muda Tertinggal 0-1 di Babak Pertama
Timnas U-20 Indonesia harus mengakui keunggulan Yordania 0-1 di babak pertama pada Mandiri U-20 Challenge Series di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat 25 Januari 2025.
Membuka pertandingan, skuad Garuda Muda mendapat tekanan lawan yang menerapkan pressing cukup ketat. Tampak tuan rumah dipaksa bermain di lini bertahan tanpa bisa membangun serangan.
Formasi tersebut cukup berhasil bagi lawan yang sukses melakukan intersep dan melakukan serangan cepat dari sayap kanan permainan.
Berhasil melewati pertahanan Timnas, pemain sayap lawan membuat umpan lambung sempurna langsung disambar Ibrahim Mohammad Abdallah Sabra melakukan heading yang merobek jala Timnas Indonesia di menit ke-3.
Pasca kebobolan, Doni Tri Pamungkas dan kawan-kawan coba merespon. Namun, beberapa kali percobaan serangan yang dibangun mudah dipatahkan pemain lawan.
Timnas sejatinya punya peluang melalui Riski Afrisal yang bergerak dari sisi sayap kiri ke tengah permainan, melihat ruang tembak ia coba melakukan tendangan jarak jauh yang berhasil diblok pemain bertahan lawan.
Setelah itu, Yordania tampak begitu kuat dalam menguasai lapangan. Mereka beberapa kali memberi ancaman bagi gawang Timnas yang dijaga Ikram Al Giffari.
Setelah 15 menit permainan, Indonesia perlahan bisa mencari celah pertahanan lawan. Memanfaatkan kecepatan pemain depan, Indonesia coba menerapkan umpan direct dari belakang.
M Ragil berhasil merebut bola dan melewati pemain bertahan lawan, memaksa kiper lawan Salameh Ali Salman keluar dari sarangnya dan melakukan pelanggaran yang berbuah kartu merah. Kondisi tersebut menguntungkan skuad Garuda Muda yang bermain melawan 10 pemain.
Unggul pemain membuat tuan rumah bermain lebih percaya diri. Skema yang sama pun kembali dicoba, dan lagi Kiper pengganti Yordania Abdullah Khaled Mohammad Al Shogran melakukan pelanggaran terhadap Jehan Pahlevi yang sudah berlari bebas di kotak penalti.
Sayang, hadiah penalti yang diberi wasit gagal menjadi gol usai eksekusi Welber Jardim ke kiri bawah gawang mampu ditepis kiper lawan.
Namun demikian, pasukan Indra Sjafri menunjukkan tekadnya untuk membalas gol lawan. Peluang cukup baik didapat Timnas di pertengahan babak pertama.
Riski Afrisal yang berhasil lolos dari jebakan offside lawan berhasil melakukan tusukan ke dalam kotak penalti lawan, peluang yang terbuka untuk melakukan tembakan tak diambilnya. Pemain Madura United itu justru melakukan umpan tarik yang kurang akurat sehingga sulit dimaksimalkan M Ragil yang berupaya menyambut.
Keunggulan pemain membuat Timnas banyak menguasai bola, namun tetap tak mudah menembus pertahanan rapat lawan. Tampak, bola terus mengalir dari sisi ke sisi melalui belakang, mengingat sulitnya menembus tengah permainan lawan.
Di akhir, Yordania yang banyak tertekan justru memberi ancaman melalui tembakan keras dari sisi kanan pertahanan Timnas Indonesia. Beruntung kesigapan Ikram Al Giffari sukses menggagalkan tembakan itu. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Yordania.