Tim Damkarmat Banyuwangi Selamatkan Pasutri Terjebak Dalam Kebakaran Dapur Rumah
Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkarmat) Banyuwangi berhasil menyelamatkan pasangan suami istri yang terjebak dalam kebakaran di rumahnya. Atas kesigapan petugas, nyawa pasangan tersebut selamat. Mereka hanya mengalami luka-luka dan sudah dalam proses perawatan.
Identitas pasangan suami istri tersebut adalah Sueryo Koesmedi, 57 tahun dan Kana Riyana, 52 tahun, warga Jl. Ikan Putihan. Lingkungan Karanganyar, Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi.
Kebakaran yang menimpa rumah pasangan ini terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026 malam sekitar pukul 19.25 WIB. Musibah itu berawal saat Kana Riyana menghangatkan makanan di dapur. Saat itu, kelurga ini baru saja melaksanakan tahlilan meninggalnya ibu dari pemilik rumah.
"Saat proses menghangatkan makanan berlangsung, tiba-tiba api dari kompor menyambar tabung gas LPG hingga kobaran api membesar," jelas Kabid Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto.
Melihat hal itu, seketika Kana Riyana berteriak meminta pertolongan. Suaminya, bergegas menuju dapur dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya berupa kain. Bukannya padam, saat Sueryo melakukan upaya pemadaman, api menyambar bagian tangan dan wajahnya sehingga menyebabkan korban mengalami luka bakar.
Warga yang mengetahui kebakaran tersebut segera menghubungi Call Center Damkarmat Kabupaten Banyuwangi untuk meminta bantuan penanganan. Sembari menunggu Tim Damkarmat, warga bersama anak pemilik rumah berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air dan dua unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Setibanya di lokasi, tim Damkarmat segera melakukan upaya penyelamatan pada pasangan suami istri tersebut. Sebab, saat ini keduanya masih berada di dalam area dapur yang dipenuhi asap cukup pekat. Petugas segera mengevakuasi pasangan tersebut ke tempat yang lebih aman.
"Karena ada korban yang mengalami luka bakar serta kondisi ruangan yang dipenuhi asap, tim Damkarmat menghubungi layanan ambulans untuk meminta bantuan penanganan medis bagi korban," terangnya.
Sueryo diketahui mengalami luka kategori sedang dan istrinya hanya mengalami luka ringan. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Selanjutnya, petugas melanjutkan upaya pemadaman dan pengendalian api di area dapur. Fokus utama pemadaman dilakukan untuk memastikan api tidak merambat ke bagian lain bangunan.
Petugas juga menggunakan alat portable blower untuk membantu mengeluarkan akumulasi asap dan panas yang masih terperangkap di dalam bangunan. Sehingga kondisi area menjadi lebih aman dan mendukung proses pemeriksaan lanjutan.
Dalam waktu kurang dari 30 menit, petugas berhasil memadamkan kebakaran. Kendati demikian, petugas kembali memeriksa seluruh area yang mengalami kebakaran untuk memastikan tidak ada lagi kobaran api, bara api tersembunyi, maupun sumber panas yang berpotensi memicu penyalaan api kembali.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga terjadi akibat adanya kebocoran gas elpiji saat pemilik rumah sedang menghangatkan makanan menggunakan kompor gas. Kebocoran gas diduga tersulut oleh nyala api sehingga menimbulkan kobaran api di sekitar kompor dan tabung gas.
"Kobaran api kemudian menyambar kain yang berada tidak jauh dari sumber api, sehingga memperbesar potensi perambatan kebakaran," ujarnya.