Tarif Trans Jatim Tetap, Dishub Jatim Tahan Penambahan Koridor dan Evaluasi Tiket Terusan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan tarif bus TransJatim tidak akan mengalami kenaikan, ke dari terjadi penurunan fiskal akibat kebijakan efisiensi.
Namun demikian, untuk mendorong pendapatan daerah akan melakukan sejumlah upaya.
Kini, tarif bus TransJatim sendiri sebesar Rp5.000 untuk penumpang umum, dan Rp2.500 untuk penumpang khusus pelajar dan santri. Tarif ini sudah mendapat subsidi dari APBD Jatim.
“Belum-belum (ada kenaikan),” kata Kadishub Jatim, Nyono, Senin 19 Januari 2026.
Lebih jauh Nyono menjelaskan, dengan anggaran yang ada saat ini, Pemprov Jatim belum ada rencana penambahan koridor lagi. Anggaran hanya bisa untuk digunakan sebagai operasional delapan koridor yang sudah berjalan.
Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan evaluasi terkait dengan pemberlakuan tiket terusan. Di mana, tiket terusan ini masyarakat hanya cukup membeli tiket dan berlaku untuk dua jam.
Sehingga, masyarakat yang ingin pindah koridor atau kembali dalam waktu tersebut tidak perlu membayar lagi.
Menurutnya, ini jadi salah satu solusi yang akan dibahas mengingat jumlah penumpang yang tinggi mencapai 23 ribu rata-rata per hari.
“Ada beberapa hal yang nanti akan kita lakukan penyesuaian, karena fiskal kita turun akan kita kurangi beberapa. Kemudian kemudahan, terutama yang tiket berlanjut itu kan belum 2 jam bisa dipakai lagi, ini mungkin akan kita kurangi,” pungkasnya.