Presiden Prabowo Dijadwalkan Tutup Munas dan Konbes NU 2026 di Bangkalan
Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri sekaligus menutup secara resmi agenda Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026. Acara penutupan tersebut berlokasi di Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa 23 Juni 2026.
Kepastian kehadiran Kepala Negara ini disampaikan langsung oleh Ketua Organizing Committee (OC) Munas dan Konbes NU 2026, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, setelah meninjau kesiapan akhir di lokasi acara.
“Insya Allah nanti akan ditutup dengan menghadirkan Bapak Presiden Prabowo,” ujar Gus Ipul saat meninjau Kompleks Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan, Senin 22 Juni 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul turut didampingi oleh Rais Syuriah KH Imam Bukhori Kholil serta Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Jatim sekaligus Ketua Senat IAI Syaichona Mohammad Cholil, Mohammad Nasih Aschal (Ra Nasih).
Persiapan Capai 90 Persen berkat Dukungan Dzuriyah Syaikhona Kholil
Gus Ipul mengungkapkan bahwa seluruh elemen panitia terus mematangkan persiapan selama sepekan terakhir. Langkah ini melibatkan berbagai unsur penting di Madura, terutama para dzuriyah (keturunan) ulama besar Syaikhona Kholil Bangkalan.
“Hari ini kita lihat kesiapan sudah mencapai 90 persen. Saya berterima kasih kepada seluruh dzuriyah dari Syaikhona Kholil Bangkalan yang membantu begitu luar biasa meskipun waktunya mendadak,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, kolaborasi solid dari berbagai pihak menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan agenda nasional ini. Penutupan Munas dan Konbes ini juga menjadi momentum krusial bagi warga dan pengurus Nahdlatul Ulama untuk mempererat silaturahim, sekaligus mengawal hasil keputusan organisasi menuju Muktamar NU ke-35 yang akan digelar pada Agustus mendatang.
Konsolidasi Jajaran NU se-Jatim Menuju Muktamar ke-35
Gus Ipul berharap muktamar yang akan datang dapat berjalan lancar atas doa dan restu para kiai, serta mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis dalam memperkuat jamiyah, menguatkan umat, dan menuntun peradaban.
Untuk menyambut momentum besar tersebut, ia mengajak seluruh pengurus Nahdlatul Ulama di semua tingkatan untuk menggaungkan syiar melalui kegiatan keagamaan khas tradisi NU.
“Dengan melakukan istighosah, dan berbagai kegiatan keagamaan sesuai dengan tradisi Nahdlatul Ulama agar menjadi energi bagi muktamar yang akan datang,” jelasnya.
Secara khusus, Gus Ipul mengundang seluruh pengurus cabang (PCNU) se-Jawa Timur, pengurus wilayah (PWNU), badan otonom (Banom), serta warga Nahdliyin untuk meramaikan dan menyukseskan penutupan Munas dan Konbes NU 2026 ini.
Rangkaian Ziarah Muasis NU Sebelum Acara Penutupan
Sebelum bertolak ke lokasi penutupan di Bangkalan, para peserta Munas dan Konbes 2026 yang telah menyelesaikan sidang komisi di Ponpes Al-Falah Ploso, Kediri, dijadwalkan melakukan rangkaian ziarah sakral. Rombongan akan berziarah ke makam para muasis (pendiri) NU di Jombang serta makam Syaikhona Kholil di Bangkalan untuk melaksanakan tahlil, doa bersama, dan istighosah.
Di akhir keterangannya, Gus Ipul kembali memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tokoh lokal dan jajaran pemerintahan yang memberikan dukungan penuh.
“Ra Nasih ini adalah tuan rumahnya, pengasuh IAI Syaichona Kholil Bangkalan. Mudah-mudahan perguruan tinggi ini membawa berkah. Terima kasih Lora Imron Amin beserta segenap jajaran yang mendukung kegiatan. Kepada Pak Bupati, Forkopimda, dan seluruh jajaran, terima kasih,” pungkasnya.