Stadion Batoro Katong Ponorogo Akan Disulap Jadi Miniatur Mirip Kawasan Senayan
Stadion Batoro Katong di Ponorogo akan mengalami transformasi besar. Pemerintah Kabupaten Ponorogo berencana mengembangkan stadion dan area sekitarnya menjadi sebuah kawasan terpadu yang menggabungkan fungsi olahraga, budaya, dan pariwisata. Proyek ambisius ini diproyeksikan akan menjadi "miniatur" dari Kawasan Senayan di Jakarta.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menjelaskan bahwa lokasi Stadion Batoro Katong yang strategis dan berdekatan dengan berbagai fasilitas lain menjadi keunggulan utama. Di sekeliling stadion, terdapat GOR, kolam renang, gedung kesenian, gedung bulu tangkis, hutan kota, hingga Ponorogo Creative Hub.
"Potensi lokasi strategis stadion seperti ini jarang dimiliki daerah lain," kata Judha dikutip laman resmi pemkab ponorogo pada Senin 21 Juli 2025.
Ikon Baru dan Penguatan Ekonomi Kreatif
Judha meyakini bahwa pengelolaan terintegrasi antara semua fasilitas ini akan menciptakan ikon baru yang ikonik bagi Ponorogo. Konsep pengembangan ini tidak hanya fokus pada sektor olahraga, tetapi juga bertujuan untuk menguatkan ekonomi kreatif dan menyediakan ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat.
Untuk mewujudkan wacana ini, Disbudparpora Ponorogo telah mengajukan proposal pengembangan kawasan terpadu ke Pemerintah Pusat melalui anggota Komisi V DPR-RI, Ali Mufthi. Proposal tersebut mencakup rencana penataan kawasan luar stadion yang akan dilengkapi dengan gerai olahraga dan kafe.
"Mumpung ada perhatian dari pemerintah pusat, ini saat yang tepat untuk mengusulkan," tambah Judha.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah mengajukan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk tahap awal proyek ini. Jika disetujui, pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan target menjadikan kawasan Batoro Katong sebagai ruang publik multifungsi yang tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga untuk aktivitas seni, budaya, dan rekreasi.