Son Heung-min Tinggalkan Tottenham Hotspur, Menangis di Akhir 10 Tahun Pengabdian
Son Heung-min resmi berpisah dengan Tottenham Hotspur usai 10 tahun membela klub. Bintang sepak bola Korea Selatan, Son Heung-min, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Tottenham Hotspur setelah satu dekade mengabdi.
Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Son dalam tur pramusim Spurs di Seoul, Korea Selatan. Tangis haru mengiringi momen perpisahan tersebut.
Meski masih memiliki kontrak tersisa, pemain berusia 33 tahun itu memilih untuk mengakhiri masa baktinya bersama klub asal London Utara tersebut. Keputusan ini, menurutnya, bukan hal yang mudah.
“Ini keputusan yang sangat sulit,” kata Son dalam pernyataan resmi klub. “Saya datang ke London sebagai bocah 23 tahun yang belum lancar bahasa Inggris. Kini saya pergi sebagai pria dewasa yang sangat bangga.”
Selama 10 tahun berseragam Spurs, Son mencatatkan 173 gol dan 101 assist dalam 454 penampilan di semua kompetisi. Ia menjadi salah satu pemain paling produktif dan konsisten dalam sejarah klub.
Musim lalu, Son turut mengantarkan Tottenham meraih trofi Liga Europa, gelar pertama klub dalam 17 tahun terakhir. Meski begitu, Son tetap merendah dan menolak label "legenda" yang disematkan kepadanya. “Panggil saya legenda… tapi hari ini saja ya,” ujarnya sambil tertawa dalam sesi jumpa pers.
Keputusan Son sudah dikomunikasikan kepada manajemen klub dan pelatih baru, Thomas Frank, beberapa waktu lalu. Kepergiannya dipastikan terjadi pada bursa transfer musim panas 2025.
Keputusan Son meninggalkan Spurs jelas meninggalkan duka mendalam bagi para pendukung. Meski sang pemain tak menyebut dirinya legenda, bagi banyak fans Tottenham, Son Heung-min tetaplah ikon sejati klub.