Serunya Menikmati Pesona Pantai Boom Dengan Wisata Kapal Listrik
Banyuwangi memiliki beragam destinasi yang mempesona. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan adalah Pantai Boom. Destinasi ini menyuguhkan keindahan panorama alam. Darat hingga laut dengan latar belakang pegunungan Ijen di sisi barat dan dataran pulau Bali di sisi timur. Keindahan pantai boom dapat dinikmati dengan cara yang lebih menarik. Yakni dengan menaiki kapal listrik.
Wisata Kapal Listrik di Pantai Marina Boom ini sudah beroperasi sejak 21 Mei 2025 lalu. Sejak awal beroperasi, kapal listrik ini selalu penuh pesanan. Dengan kapasitas 15 sampai 17 orang, setiap harinya kapal listrik ini setidaknya beroperasi hingga 3 trip.
“Kalau weekend bisa sampai empat trip salam sehari,” jelas pengelola wisata kapal listrik di Pantai Boom, Hilmansyah Anwar, 37 tahun.
Untuk bisa menikmati wisata kapal listrik ini, tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Per orang hanya perlu membayar Rp79 ribu rupiah. Dengan harga ini, wisatawan sudah bisa berlayar menikmati keindahan panorama pantai boom dan sekitarnya selama kurang lebih satu jam.
Kapal juga bisa disewa private dengan tarif mulai Rp1.100.000- Rp 1.299.000. Kapal litrik ini beroperasi pagi dan sore. Pagi hari pukul 09.00 WIB dan 10.00 WIB dan sore pukul 15.00 WIB dan 16.00 WIB.
Kapal berangkat dari dermaga sisi utara Pantai Boom. Kemudian kapal menyusuri di kawasan utara Pantai Boom. Dari lokasi ini, wisawatan bisa menikmati pemandangan indah gugusan pulau Bali yang berada di ujung birunya perairan selat Bali. Di sisi barat terbentang deretan pegunungan Ijen. Selanjutnya, kapal akan bergerak ke arah selatan menuju dermaga Marina Boom.
“Ketika kita naik kapal, kita bisa melihat gunung, laut dan kita juga bisa lihat kapal yacth yang parkir di dermaga Marina Boom,” terangnya.
Wisata ini juga menawarkan pengalaman menarik. Sebab kapal listrik ini juga menyuguhkan pengalaman tersendiri bagi penumpangnya. Berlayar dengan kapal ini bisa memilih duduk di out door. Di dek belakang tersedia sofa yang nyaman untuk duduk. Jika ingin pengalaman yang lebih seru, wisatawan bisa duduk di dek depan. Tentunya dengan pengawasan ketat dari kru kapal untuk memastikan keselamatan penumpang.
Di bagian dalam kapal, terdapat interior kapal yang mewah dengan sofa yang nyaman, televisi, kulkas, serta mini bar dan kamar mandi. Tentunya sudah dilengkapi dengan pendingin udara. Ruangan ini juga dilengkapi dengan kaca untuk melihat suasana di luar ruangan. Ada juga satu kamar untuk beristirahat.
Hilman menyebut Kapal listrik ini merupakan aset milik Provinsi Jawa Timur yang dikelolanya bersama tim. Selain menjadi alternatif wisata baru, pengoperasian kapal ini juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sesuai namanya, kapal ini tidak menggunakan bahan bakar sama sekali. Sumber energi kapal ini 100 persen dari listrik. Kapal ini juga mengusung konsep ramah lingkungan. 10 persen energi listriknya berasal dari panel surya yang berada diatas kapal. Selebihnya, tenaga listrik diperoleh dari baterai yang diisi ulang.
"Selain sebagai wisata, kapal ini juga bisa menjadi media edukasi soal konsep energi baru terbarukan yang ramah lingkungan," ungkapnya.