Sepekan Jelang Idul Adha 2026, Disnakkan Bondowoso Sidak Lapak Penjualan Hewan Kurban
Sepekan jelang Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso melakukan inspeksi mendadak (sidak) lapak penjualan hewan kurban. Sidak dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat menghasilkan daging kurban layak konsumsi dan bebas dari penyakit.
Sidak menyasar sejumlah lapak penjualan hewan kurban di Bondowoso. Diantaranya, lapak penjualan hewan kurban Al Fajri di Kelurahan Badean, Kecamatan Kota Bondowoso dan lapak hewan kurban Aufal Farm di Desa Tegalmijin, Kecamatan Grujugan.
Kepala Disnakkan Bondowoso, Hendri Widotono, mengatakan, sidak lapak penjualan hewan kurban ini dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban yang dijual, tapi juga kelayakan lapak penjualan hewan kurban.
"Kondisi kesehatan hewan kurban yang diperiksa dalam sidak, yakni kondisi fisik hewan secara menyeluruh, mulai suhu tubuh, kondisi mata, pernafasan, rongga mulut, gigi, hingga nafsu makannya. Ini untuk memastikan hewan kurban kambing, domba, dan sapi layak konsumsi serta bebas penyakit," kata Hendri Widotono, Rabu, 20 Mei 2026.
Lapak penjualan hewan kurban yang telah disidak, tambah mantan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertapang) Bondowoso ini, ditempeli stiker hasil pemeriksaan oleh Disnakkan Bondowoso.
"Selain itu, Disnakkan Bondowoso memberikan disinfektan kepada pemilik lapak hewan kurban," tambahnya.
Sementara, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kabid Keswan dan Kesmavet) Disnakkan Bondowoso, Edy Poernomo, mengatakan, Disnakkan mengerahkan sebanyak 75 tenaga kesehatan, baik medis (dokter hewan) dan paramedis (veteriner) dalam sidak lapak penjualan hewan kurban. Mereka disebar ke seluruh kecamatan di Bondowoso.
"Hasil sidak lapak penjualan hewan kurban hari ini, belum kita temukan hewan kurban terdampak penyakit. Tapi, kalau ada laporan dari masyarakat adanya lapak penjualan hewan kurban tidak memenuhi persyaratan, langsung kita datangi," kaya Dokter Hewan Edy Poernomo.
Advertisement