Sagan Mendadak Menari Setelah Pensiun Balap Sepeda
Kita tidak akan bisa tahu bagaimana masa depan. Termasuk seberapa βmelencengnyaβ hidup setelah sesuatu itu selesai.
Itu yang dialami Peter Sagan. Pembalap top sekitar satu dekade lalu. Sagan adalah juara dunia road race tiga tahun 2015-2017. Dia juga menggenggam tujuh green jersey sebagai penanda juara point di balap sepeda paling akbar di dunia, Tour de France.
Sejak tahun 2023, Sagan memutuskan diri pensiun dari dunia balap sepeda karena didiagnosa ada kelainan di jantungnya.
Lantas, sprinter kelahiran Slovakia ini mendadak nge-dance!
Mantan pembalap berusia 35 tahun ini menghabiskan hari pensiunnya dengan berlatih menari. Sagan berlatih dengan partner penari profesionalnya, Eliska Lencesova.
Semua itu karena Sagan diminta oleh salah satu stasiun TV nasional Slovakia untuk berpartisipasi di program acara music Letβs Dance Markiza.
"Ketika saya menerima tawaran untuk menjadi bagian dari acara menari itu, reaksi pertama saya tentu berkata tidak. Itu karena saya tidak pernah menari dan tidak membayangkan itu sebelumnya," ungkap Sagan.Β
Tetapi karena dia penasaran akhirnya mau mengambil tantangan ini. Acara tersebut tayang Minggu, 2 Maret lalu, dan Sagan hanya berhasil menduduki peringkat ketujuh. Dia bersama partnernya membawakan tarian dengan irama Elvis Presley.
Bisa dimaklumi, lawannya di acara ini adalah para pekerja seni yang merupakan public figure Slovakia. Termasuk juga juara Paralimpiade, Simon Jakus.
"Ketika saya datang untuk menari. Saya tidak punya ekspektasi. Saya hanya tertarik dengan pengalaman baru, berencana untuk menikmatinya, dan menampilkannya di acara besar," tutupnya.
Advertisement