Ribuan Warga Bergerak Bersihkan Pantai Selatan Jember
Ribuan warga dari berbagai latar belakang turun langsung membersihkan kawasan Pantai Selatan Jember, Sabtu, 7 Februari 2026. Aksi masif tersebut dipimpin Bupati Jember, Muhammad Fawait. Aksi sosial ini sebagai respons atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Bupati Jember, Gus Fawait, mengatakan, gerakan bersih-bersih pantai melibatkan masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara, TNI-Polri, relawan lingkungan, komunitas pesisir, hingga ratusan pelajar dari tingkat SMP hingga SMA dan sederajat. Mereka menyebar di sepanjang garis pantai untuk memunguti sampah plastik, limbah rumah tangga, hingga material yang terbawa arus laut.
Aksi bersih pantai kali ini sengaja dirancang sebagai gerakan rakyat, bukan sekadar kegiatan seremonial pemerintah. Menurutnya, persoalan sampah di kawasan wisata hanya bisa diselesaikan jika seluruh elemen masyarakat terlibat aktif.
βKita ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan pantai bukan tugas satu dua pihak. Ini gerakan bersama. Ribuan warga hari ini turun langsung sebagai bukti bahwa Jember siap berbenah,β tegasnya.
Ia menyebutkan, Kabupaten Jember memiliki garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur yang menyimpan potensi wisata besar. Namun tanpa kebersihan dan kesadaran lingkungan, potensi tersebut justru bisa menjadi beban.
βPantai adalah wajah daerah. Kalau kotor, wisatawan tidak akan datang. Arahan Presiden sangat jelas, dan hari ini kita menjawabnya dengan aksi nyata,β ujarnya.
Keterlibatan generasi muda menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut. Sebanyak ratusan pelajar dilibatkan secara aktif untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Gus Fawait berharap pengalaman terjun langsung di lapangan dapat membentuk pola pikir baru bahwa kebersihan adalah bagian dari budaya hidup.
Tak hanya berhenti pada aksi lapangan, Pemkab Jember juga menyiapkan langkah lanjutan. Gus Fawait mengungkapkan, pemerintah daerah telah menginstruksikan OPD terkait untuk menyusun strategi penanganan sampah yang berkelanjutan dan terintegrasi, termasuk penguatan program pada Anggaran Perubahan 2026 dan APBD murni 2027.
βIni bukan kegiatan satu hari. Kita siapkan kebijakan, anggaran, dan roadmap yang jelas agar perubahan benar-benar terasa,β pungkasnya.
Advertisement