Resmi Lepas Leonardo Navacchio, Persik Kediri Berburu Kiper Asing Baru untuk Musim 2026/27
Kebersamaan Persik Kediri dengan penjaga gawang andalannya, Leonardo Navacchio, resmi berakhir. Manajemen Tim Macan Putih memastikan bahwa kiper flamboyan asal Brasil tersebut tidak akan kembali ke Kediri untuk mengarungi kompetisi musim 2026/27 mendatang.
Sebelumnya, Leonardo Navacchio telah menyampaikan kalimat perpisahan yang emosional melalui akun Instagram pribadinya sesaat sebelum bertolak pulang ke kampung halamannya di Brasil. Kepergian sang penjaga gawang membuat manajemen Persik Kediri kini bergerak cepat berburu sosok pengganti sepadan untuk mengawal mistar gawang mereka di musim baru.
Profil Leonardo Navacchio: Kiper Asing Bersejarah Macan Putih
Bergabung dengan Persik Kediri pada awal musim 2024/25, kehadiran Leonardo Navacchio langsung mencatatkan sejarah baru bagi klub kebanggaan Persikmania ini. Berikut adalah profil singkat sang kiper:
Nama Lengkap: Leonardo Navacchio
Negara Asal: Brasil
Usia: 34 Tahun
Tinggi Badan: 1,92 Meter
Posisi: Penjaga Gawang (Kiper)
Klub Sebelumnya (di Indonesia): Persik Kediri (Musim 2024/25 – 2025/26)
Catatan Sejarah: Leo merupakan kiper asing pertama yang mengenakan jersey Persik Kediri di era sepak bola profesional Indonesia. Sebelum era profesional, Persik pernah diperkuat oleh Idi, kiper asal Afrika, saat masih berkompetisi di kasta amatir Divisi 1 pada tahun 2001 silam.
Statistik dan Prestasi Leonardo Navacchio di Persik Kediri
Selama dua musim mengawal lini pertahanan Macan Putih, kiper berpostur jangkung ini selalu menjadi pilihan utama berkat penampilan impresifnya yang konsisten di bawah mistar.
1. Musim Debut Fantastis (2024/2025)
Pada musim pertamanya di Indonesia, Leo langsung menunjukkan kualitas kelas atas:
Penampilan: 28 Pertandingan.
Clean Sheet: 10 Kali tak kebobolan.
Momen Terbaik: Menggagalkan eksekusi penalti krusial striker PS Barito Putera pada pekan ke-4 BRI Liga 1, yang menyelamatkan Persik Kediri dari kekalahan.
2. Puncak Performa di Musim Kedua (2025/2026)
Di musim keduanya, kontribusi Leo semakin matang dan kerap menjadi pahlawan di laga-laga besar:
Player of the Match Pertama: Meraih gelar individu di laga pembuka musim 2025/26 setelah melakukan 8 kali penyelamatan gemilang saat menahan imbang Bali United.
Best Save of The Week: Aksi penyelamatannya dinobatkan sebagai yang terbaik sebanyak 3 kali sepanjang musim, tepatnya pada pekan ke-4, pekan ke-14, dan pekan ke-16.
Pahlawan Laga Kontra Persib: Pada pekan ke-16, Leo melakukan 3 penyelamatan krusial yang memaksa laga kontra Persib Bandung berakhir imbang 1-1.
Penghargaan Kolektif: Berulang kali masuk dalam daftar Best XI Of The Week BRI Super League.
Apresiasi Tinggi dari Manajemen Persik Kediri
Kepergian Leo meninggalkan kesan mendalam bagi internal tim. Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan sang pemain.
"Leo datang membawa perubahan yang sangat berarti. Dia pemain dengan kontribusi besar selama dua musim bersama kami. Sosok penting dengan peran krusial di sejumlah pertandingan," ungkap Rachmad.
Ia juga menambahkan bahwa karakter kepemimpinan Leo di lapangan menjadi inspirasi bagi skuad Macan Putih lainnya, bahkan di situasi sulit sekalipun.
"Energi dan semangat yang dibawa Leonardo Navacchio selalu menginspirasi pemain lain di lapangan, bahkan di saat-saat sulit. Pemain berkarakter yang akan selalu dikenang semua orang di klub dan para suporter. Banyak momen berharga tercipta bersama Leo. Kami berharap Leo terus memperlihatkan performa terbaiknya, serta meraih sukses yang lebih baik lagi di masa depan," pungkasnya.
Dengan resminya pengumuman ini, bursa transfer Persik Kediri dipastikan bakal memanas seiring pencarian sosok kiper tangguh baru yang mampu menyamai atau bahkan melampaui standar tinggi yang telah ditinggalkan oleh Leonardo Navacchio.