Rayakan Usia 80 Tahun, CLS Gelar Turnamen Basket Internasional
Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) menggelar turnamen bola basket internasional di GOR Kertajaya dan GOR CLS Dharmahusada, 22 Juni - 4 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian perayaan hari jadi ke-80 CLS.
Turnamen ini tak diikuti 20 tim dari Indonesia, Malaysia dan Singapura. Turnamen ini akan mempertandingkan KU-12 putra putri, KU-14 putra putri, KU-16 putra putri, dan KU-25 putra, dan asing-masing KU terdapat delapan tim.
Kehadiran tim luar negeri tak hanya meramaikan tapi memberikan wadah untuk mengukur hasil pembinaan usia dini di masing-masing klub.
"Selama ini anak-anak lebih banyak bertanding melawan tim dalam negeri. Dengan menghadapi klub luar negeri, kami ingin melihat sejauh mana hasil latihan mereka dan apakah mereka sudah siap bersaing di level yang lebih tinggi," jelas Ketua Yayasan CLS, Ming Soedarmono.
Ia mengatakan, alasan pemilihan Malaysia dan Singapura karena faktor kedekatan geografis dan kemudahan koordinasi.
"Sebenarnya ada Filipina, Mongolia, hingga Australia yang kami undang. Namun, karena berbagai alasan, mereka belum bisa hadir tahun ini," katanya.
Melalui event ini, Ming berharap, semakin banyak lagi pebasket berprestasi asal Surabaya. Seperti era-era kejayaan sebelumnya sampai puncka menjuarai ABL 2018-2019 lalu.
Ketua Perbasi Surabaya, Bramantyo Sudono, mengapresiasi adanya turnamen tersebut. Menurutnya, semakin banyak penyelenggaraan turnamen basket akan memberikan jam terbang lebih banyak lagi bagi pebasket muda.
"Semakin banyak kompetisi basket di Surabaya tentu semakin bagus. Anak-anak mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak sehingga kemampuan mereka terus berkembang," ujarnya.
Meski demikian, Bramantyo mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara latihan, pertandingan, dan waktu istirahat agar atlet terhindar dari cedera.
Tak lupa, Bram menyampaikan selamat untuk peringatan hari jadi ke-80 CLS yang sudah banyak mencetak hingga menjadi juara di ajang basket nasional hingga internasional. Ia pun berharap, CLS tetap konsisten melakukan pembinaan dan melahirkan bibit-bibit berprestasi ke depan.
"CLS adalah klub besar dengan sejarah panjang. Tantangannya sekarang adalah terus mencetak pemain yang lebih baik karena persaingan semakin ketat, baik dari klub di Surabaya maupun daerah lain seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah," pungkasnya.