Profil Bilal Hasan: Petarung MMA Sunda Rekor 9-0 yang Baru Menang TKO di DWCS
Panggung Mixed Martial Arts (MMA) dunia kembali dibuat gempar oleh petarung keturunan Indonesia. Adalah Bilal Alakai Hasan, atau yang akrab disapa Bilal Hasan, sosok muda berdarah Sunda yang baru saja memetik kemenangan impresif di ajang panggung perburuan kontrak UFC, Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 di UFC Apex, Las Vegas, Amerika Serikat.
Menghadapi pertarung asal India, Mridul Saikia, Bilal Hasan tampil sangat dominan. Tak butuh waktu lama, petarung berusia 25 tahun ini sukses menyudahi perlawanan lawannya lewat kemenangan Technical Knockout (TKO) kilat di ronde pertama.
Hasil manis ini resmi memperpanjang rekor tak terkalahkan Bilal di kancah profesional menjadi 9-0-0 (9 menang, 0 kalah), sekaligus kian melapangkan jalannya untuk mendapatkan kontrak resmi bertarung di panggung Ultimate Fighting Championship (UFC).
Namun, di balik pukulan mematikan dan kemampuan grappling tingkat tinggi di dalam cage, aksi pasca-pertarungannya yang selalu membanggakan identitas Sunda menjadi alasan utama mengapa dirinya begitu dicintai publik olahraga tanah air.
Momen Unik "Aing Still Kasep" yang Viral
Momen ikonik Bilal yang menyita perhatian warganet Indonesia terjadi saat ia mempertahankan sabuk juara CFFC usai meng-KO Brian Hauser. Dengan bendera Merah Putih terbentang di bahunya, Bilal yang masih bermandikan keringat melemparkan candaan khas bahasa Sunda saat diwawancarai di atas kanvas.
"Indonesia, aing still kasep!" seloroh Bilal sambil tersenyum lebar ke arah kamera.
Kalimat yang berarti "Saya masih tampan" itu ia sampaikan untuk menyiratkan bahwa meski baru saja melewati duel keras baku hantam, wajahnya tetap mulus. Potongan video tersebut langsung viral dan ramai digeruduk netizen Indonesia, khususnya warga Jawa Barat, di akun Instagram pribadinya @billytheindoninja.
Meskipun lahir dan tumbuh besar di Amerika Serikat, Bilal menegaskan tak pernah malu mengakui akar budayanya. Kedua orang tuanya merupakan warga asli Indonesia berdarah Sunda yang berasal dari Jakarta.
Biodata Lengkap Bilal Hasan
Nama Lengkap: Bilal Alakai Hasan
Nama Populer: Bilal Hasan
Julukan: Billy The Indo Ninja
Tempat, Tanggal Lahir: Oahu, Hawaii, 16 Juli 2001
Usia: 25 Tahun
Garis Keturunan: Indonesia / Sunda (Kedua Orang Tua)
Agama: Islam
Divisi / Kelas: Flyweight (125 lbs)
Rekor Bertarung Pro: 9 Win - 0 Loss - 0 Draw (Unbeaten)
Akun Instagram:
@billytheindoninja
Perjalanan Karier dan Catatan Rekor Mentereng
Darah petarung Bilal sudah terasah sejak usia empat tahun saat ia mendalami Taekwondo. Dedikasinya berbuah manis saat ia merebut sabuk juara PAN-American Taekwondo Junior Championships 2017.
Pada akhir 2022, Bilal bertransisi ke MMA profesional dan bergabung dengan ajang Cage Fury Fighting Championship (CFFC). Keterampilan striking yang presisi dan grappling yang solid membuatnya mendominasi divisi Flyweight CFFC sebelum akhirnya menembus DWCS:
Sep 2024 (CFFC 136): Merebut sabuk juara Flyweight CFFC usai mengunci Jose Leon lewat Rear-Naked Choke ronde ke-2.
Feb 2025 (CFFC 139): Mempertahankan gelar pertama kali lewat kemenangan KO atas Brian Hauser (body punch) di ronde ke-2.
Jun 2025 (CFFC 143): Meng-KO Jason Eastman di ronde ke-4 lewat tendangan ke arah badan.
Des 2025 (CFFC 149): Menumbangkan Renaldy Manse lewat TKO di ronde ke-1.
Agustus 2026 (DWCS Season 10): Menang TKO ronde ke-1 atas Mridul Saikia di Las Vegas, memperpanjang rekor menjadi 9-0.
Ambisi Jadi "Manny Pacquiao" Indonesia di UFC
Lahir di Oahu, Hawaii, dan tumbuh di Washington tak melunturkan cita-cita Bilal untuk membawa nama Indonesia ke puncak kancah MMA dunia. Terakhir kali berkunjung ke Indonesia pada 2017, ia memendam mimpi besar untuk menjadi pahlawan olahraga bela diri tanah air, menyusul jejak Jeka Saragih.
"Akan sangat keren jika saya bisa menjadi Manny Pacquiao versi Indonesia. Indonesia belum punya banyak nama besar di MMA, mungkin Bilal Hasan yang akan melakukannya," tegas Bilal dalam wawancaranya bersama Mola Sports.
Dengan kemenangan terbarunya di Dana White's Contender Series, Bilal bertekad membuktikan bahwa petarung berdarah Sunda mampu bersaing dan menguasai panggung tertinggi oktagon UFC.