Polres Lamongan Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Agrobis Babat, Libatkan Tim Labfor Polda Jatim
Kebakaran yang menghanguskan sejumlah stan Pasar Agrobis Babat, Kecamatan Babat, Lamongan menyita perhatian polisi. Setidaknya, kebakaran yang terjadi empat hari lalu, Minggu 12 Juli 2026 itu, tidakdibiarkan 'padam' begitu saja.
Satreskrim Polres Lamongan ingin mendapat kepastian dan penyebab kebakaran yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp1 miliar tersebut. Yakni, dengan melakukan penyelidikan lebih mendalam.
Bahkan, dikakukan lebih serius dan teliti dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan yang melibatkan Polda Jawa Timur, Kamis 16 Juli 2026.
Tepatnya, Tim Seksi Identifikasi Ditreskrimum Polda Jawa Timur dan Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur
Menurut Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid, membenarkan adanya kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut.
"Olah TKP lanjutan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti terjadinya kebakaran," katanya.
Ipda Hamzaid lebih jauh menjelaskan, pelaksanaanya, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap lokasi kejadian.
Tujuannya, untuk mengumpulkan barang bukti serta mencari petunjuk yang dapat mendukung proses penyelidikan.
"Seluruh hasil pemeriksaan akan dianalisis lebih lanjut oleh penyidik bersama tim ahli," terangnya.
Disinggung soal ada kemungkinan hal ganjil terkait kebakaran Pasar Agrobis sehingga harus melibatkan tim dari Polda Jatim?
Kasi Humas Ipda Hamzaid hanya mengatakan, proses penyelidikan masih berlanjut. Ia menjanjikan akan nenginformasikan hasil perkembangan penanganan kejadian ini.
"Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut setelah proses penyelidikan dan pemeriksaan selesai dilakukan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pasar Agrobis Babat terbakar menghanguskan enam stan dan tujuh lainnya terdampak. Informasi saat itu, penyeban kebakaran akibat percikan api korselting listrik.