Petani Tambak di Lamongan TewasTenggelam Saat Pasang Jaring
Korban tewas tenggelam kembali terjadi di Lamongan. Kali ini korban seorang wanita berinisial Ms, 48 tahun, warga Dusun Baru, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Lamongan.
Kejadiannya berawal pada Selasa, 21 Januari 2025 pukul 07.00 WIB. Korban berangkat ke tambak tidak jauh dari rumahnya. Saat itu korban hendak memasang jaring di pematang. Itu dilakukan agar ikan tidak lepas bila terjadi banjir.
Hingga siang pukul 11.30 WIB korban tidak juga pulang. Eko Prasetyo, 34 tahun, adiknya, mencoba menyusul ke tambak.
Tetapi, alangkah terkejutnya Eko ketika mendapati kakaknya dalam posisi tertelungkup dan terapung di pinggir pematang tambak dalam keadaan tak bernyawa.
Selanjutnya, Eko menginformasikan kejadian itu kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Turi. Kapolsek Turi AKP Suroto beserta beberapa anggotanya meluncur ke lokasi kejadian.
Benar adanya, ditemukan mayat korban dalam keadaan tak bernyawa. Diketahui luas tambak sekitar 2.500 meter persegi dengan kedalaman 170 centimeter.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mayat korban dievakuasi dan dibawa pulang. Mayat korban diperiksa tenaga medis terdekat dan dinyatakan memang sudah meninggal dunia.
"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Kapolsek Turi AKP Suroto melalui Kahumas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.
Menurut Ipda Hamzaid, keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak untuk dilakukan otopsi.
"Penolakan otopsi itu dinyatakan dengan membuat surat pernyataan yang menerima kejadian itu sebagai musibah," terangnya.
Korban memiliki ciri-ciri berambut lurus, perawakan kurus dengan tinggi badan 150 centimeter. Saat kejadian korban memakai kaos warna pink dan celana panjang warna coklat.
Diketahui ada luka di pelipis kiri. Tetapi dipastikan bekas cakar hewan tambak sejenis ketam. Menurut pengakuan keluarganya, korban punya riwayat penyakit ayan atau epilepsi tahunan.