Pesawat Militer Turki TUAF543 Jatuh di Georgia, Seluruh Penumpang Tewas
Sebuah pesawat angkut militer Turkish Air Force (Angkatan Udara Turki) dengan nomor penerbangan TUAF543 dilaporkan jatuh di wilayah Georgia, dekat perbatasan dengan Azerbaijan. Kecelakaan ini telah dikonfirmasi oleh otoritas Turki dan Georgia.
Kronologi Penerbangan TUAF543 Sebelum Jatuh
Pesawat jenis Lockheed C-130E Hercules tersebut berangkat dari Bandara Internasional Ganja (GNJ), Azerbaijan, pada pukul 10.19 UTC. Setelah lepas landas, pesawat berbelok ke kiri dan melanjutkan penerbangan ke arah timur laut, melintasi Waduk Mingechevir.
Saat berada di ketinggian 15.000 kaki, pesawat kembali berbelok ke arah barat laut sebelum akhirnya mengarah ke barat dan melintasi perbatasan Georgia pada pukul 10.37 UTC. Pesawat terus menanjak hingga mencapai ketinggian jelajah 24.000 kaki pada pukul 10.41 UTC.
Namun, sinyal terakhir dari pesawat yang terekam oleh Flightradar24 terjadi pada pukul 10.49:20 UTC. Data menunjukkan bahwa TUAF543 mengalami penurunan drastis, dengan kecepatan vertikal mencapai lebih dari 19.000 kaki per menit, menandakan adanya kehilangan kendali sebelum jatuh.
Rekaman Video Menunjukkan Pesawat Berputar dan Mengeluarkan Asap
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan pesawat tersebut berputar jatuh dari langit, dengan asap putih keluar dari bagian ujung sayap. Dalam rekaman itu juga tampak bagian depan pesawat—yang berisi kokpit—serta bagian ekor terpisah dari badan utama pesawat, menunjukkan kemungkinan kerusakan struktural parah sebelum pesawat menghantam tanah.
20 Personel Militer Turki Tewas
Kementerian Pertahanan Turki mengonfirmasi bahwa terdapat 20 personel militer di dalam pesawat. Menteri Pertahanan Turki, Yaşar Güler, memastikan bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia dalam tragedi tersebut.
Rekaman rute penerbangan TUAF543 dapat dilihat melalui situs pelacakan penerbangan Flightradar24.
Profil Pesawat Lockheed C-130E Hercules TUAF543
Pesawat Lockheed C-130E Hercules dengan registrasi 68-1609 telah berusia 57 tahun. Pesawat ini pertama kali diproduksi di pabrik Lockheed Marietta pada tahun 1968, dan awalnya digunakan oleh Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi (Royal Saudi Air Force).
Kemudian pada Maret 2010, pesawat tersebut resmi bergabung dengan Angkatan Udara Turki (Turkish Air Force). Berdasarkan data penerbangan, pesawat masih aktif melakukan misi sebelum kecelakaan. Penerbangan terakhirnya tercatat dari Kayseri (ASR) menuju Ganja (GNJ) dan tiba pada pukul 08.04 UTC di hari yang sama.
Sebelum tragedi ini, pesawat jenis yang sama, Lockheed C-130E Hercules, juga sempat terlihat mendarat di Bandara Kayseri Erkilet (ASR/LTAU) pada 5 Agustus 2025.