Persibo Kecewa atas Putusan PT LIB Terkait Laga Lawan Deltras Sidoarjo
Dunia sepak bola Indonesia kembali diwarnai kontroversi. Persibo Bojonegoro mengungkapkan kekecewaannya terhadap putusan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang membatalkan gol penyama kedudukan mereka saat melawan Deltras Sidoarjo. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1, namun diwarnai insiden yang memicu kericuhan di lapangan.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit antara Persibo Bojonegoro vs Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Sabtu 11 Januari 2025, momen kontroversial terjadi. Tepatnya ketika gol tercipta pada menit tambahan waktu (90+4). Sebuah gol dari Persibo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, yang sebelumnya telah disahkan wasit.
Namun, gol tersebut dibatalkan setelah protes keras dari pihak Deltras Sidoarjo. Keputusan PT LIB untuk menganulir gol itu memicu kekecewaan mendalam dari pihak Persibo Bojonegoro.
Para pendukung Persibo Bojonegoro menyatakan bahwa keputusan ini tidak hanya merugikan tim mereka secara langsung, tetapi juga mencederai semangat fair play dalam sepak bola.”Jelas tim kebanggaan kita dirugikan. Ini menciderai semangat fair play,” ujar Didik Farhan, supporter dan pendukung setia Persibo Bojonegoro.
Tidak hanya soal pembatalan gol, insiden kericuhan di lapangan menjadi sorotan utama. Dalam video berdurasi 4 menit 9 detik yang beredar di media sosial, terlihat kericuhan terjadi setelah gol tersebut. Pemain Deltras memprotes keras hingga diikuti dengan supporter yang masuk ke lapangan. Pemain Persibo menjadi korban aksi kekerasan, termasuk pengejaran dan pemukulan.
Presiden Persibo Bojonegoro Deddy Arianto Wibowo menyampaikan protes resmi kepada PT LIB terkait kejadian ini. Menurutnya sekarang ini tengah berdiskusi dengan calon pengacara yang akan membantu mendampingi dalam menjaga dan menyelesaikan kasus ini ke depan.
“Kita akan caro calon pengacara untuk mendampingi dan membantu menyelesaikan kasus ini,” ujarnya dikutip kompastv Jumat 17 Januari 2025.
Kejadian ini menambah daftar panjang kontroversi dalam dunia sepak bola Indonesia. Persibo berharap ada langkah nyata untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan liga.
Seperti diketahui kisruh pada pertandingan Deltras Sidoarjo Vs Persibo Bojonegoro pada Sabtu 11 Januari 2025 lalu diikuti dengan keputusan Komdis PSSI menganulir 1 gol Persibo. Pertandingan juga diputuskan untuk dilanjutkan sesuai dengan sisa waktu yang terhenti.
Komdis PSSI telah menetapkan jika gol Persibo di menit 90+4 dianulir. Selain itu, Komdis PSSI juga meminta agar pertandingan pekan ke-14 Grup 3 Liga 2 dilanjutkan sesuai dengan sisa waktu yang terhenti, di tempat yang netral dan tanpa ada penonton.
Keputusan itu dibuat berdasarkan Salinan putusan Law5,11 dan 13 dari Laws of The Game Tahun 2024/2025 jo Pasal 75, Pasal 78, Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Dalam keterangan tertulis kepada media, Komdis PSSI juga menyebut jika pengulangan terhadap pelanggaran berakibat pada hukuman yang lebih berat.