Persib Bandung Resmi Putus Kontrak Kiper Asal Wales Adam Przybek Lebih Awal
Kebersamaan Persib Bandung dengan penjaga gawang asal Wales, Adam Przybek, resmi berakhir lebih cepat. Manajemen Pangeran Biru dan sang pemain sepakat untuk mengakhiri kerja sama setelah selesainya kompetisi BRI Liga 1 (Super League) musim 2025/2026, meski kontraknya menyisakan satu musim lagi.
Pengumuman resmi tersebut dirilis klub pada Rabu 24 Juni 2026. Dengan keputusan ini, Przybek menjadi pemain asing keempat yang dilepas Persib di era kepelatihan Igor Tolic, menyusul hengkangnya Layvin Kurzawa, Federico Barba, dan Sergio Castel.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan alasan di balik keputusan berat ini.
“Setiap pemain tentu membutuhkan ruang dan kesempatan untuk terus berkembang. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Persib dan Adam bersepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama. Keputusan ini diambil dengan semangat saling menghormati dan demi membuka peluang yang lebih baik bagi perjalanan kariernya ke depan,” ujar Adhitia.
Profil Adam Przybek: Eks Timnas Wales U-21 di Skuad Maung Bandung
Adam Przybek didatangkan Persib Bandung pada awal musim 2025/2026 dengan ekspektasi tinggi. Memiliki postur ideal sebagai penjaga gawang, pemain kelahiran 2 April 2000 ini membawa rekam jejak sepak bola Eropa yang cukup menjanjikan sebelum menjajal kerasnya kompetisi sepak bola Indonesia.
Biodata Singkat Adam Przybek:
Nama Lengkap: Adam Przybek
Tempat, Tanggal Lahir: Birmingham (Inggris), 2 April 2000
Kewarganegaraan: Wales / Inggris
Posisi: Penjaga Gawang (Kiper)
Tinggi Badan: 190 cm
Karier Internasional: Timnas Wales U-17, U-19, dan Wales U-21
Mantan Klub Rekam Jejak: Ipswich Town, Chesterfield, Walsall, dan beberapa klub divisi bawah Inggris.
Debut yang Pahit dan Badai Cedera di Persib
Awal perjalanan debut Adam Przybek di Persib sayangnya tidak berjalan mulus. Direkrut dengan durasi kontrak dua tahun, kiper jebolan akademi West Bromwich Albion ini justru langsung dihantam badai cedera parah yang memaksanya absen hingga berbulan-bulan.
Sepanjang musim, Przybek tercatat hanya mendapatkan satu kali kesempatan bermain (debut), yaitu pada laga pekan ke-7 BRI Liga 1 saat Persib Bandung berhadapan dengan Persita Tangerang.
Debutnya tersebut berakhir kurang memuaskan karena Persib harus kebobolan dua gol. Pasca-pertandingan itu, masalah kebugaran dan pemulihan cedera yang memakan waktu lama membuat posisinya di bawah mistar gawang utama semakin tergeser.
Dicoret Bojan Hodak demi Strategi Tim
Memasuki putaran kedua, dinamika taktik di bawah kepemimpinan pelatih Bojan Hodak memaksa Persib mengambil langkah strategis. Kebutuhan tim akan daya gedor di lini serang membuat Przybek harus rela dicoret dari daftar pemain asing yang didaftarkan untuk kompetisi.
Slot asing milik Przybek dialihkan untuk mendaftarkan penyerang tambahan, Sergio Castel. Meski namanya tidak lagi terdaftar untuk sisa laga musim tersebut, Przybek menunjukkan sikap yang luar biasa.
Tetap Profesional dan Bantu Teja Paku Alam Raih Rekor
Walau dipastikan tidak bisa merumput hingga akhir musim, Adam Przybek tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Ia tetap hadir di setiap sesi latihan dan bekerja keras membantu kiper utama, Teja Paku Alam, dalam mengasah kemampuan.
Berkat iklim kompetisi sehat dan dukungan yang diberikan Przybek di tim latihan, Teja Paku Alam sukses mencatatkan rekor clean sheet terbanyak di kompetisi musim ini. Dedikasi luar biasa ini menjadi cerminan karakter Przybek yang mengutamakan kepentingan tim di atas ego pribadi.
Manajemen Persib pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sikap legawa dan loyalitas yang ditunjukkan sang kiper.
“Persib sangat mengapresiasi profesionalisme, dedikasi, dan komitmen yang ditunjukkan Adam selama bersama kami. Tidak semua kontribusi tercatat dalam statistik pertandingan. Ada nilai-nilai tentang kerja keras, kesabaran, dan loyalitas terhadap tim yang juga layak mendapatkan penghargaan,” tutup Adhitia.