Persib Bandung Daftarkan I Made Wirawan yang Sudah Pensiun Jadi Kiper Liga
Langkah tak biasa dilakukan Persib Bandung pada putaran kedua BRI Super League 2025/26. Tim Maung Bandung secara mengejutkan mendaftarkan kembali kiper senior I Made Wirawan sebagai pemain aktif liga, meski sebelumnya sudah menyatakan pensiun pada 2023.
Nama I Made Wirawan masuk daftar resmi pemain Persib setelah kiper asing Adam Przybek tidak didaftarkan untuk kompetisi liga. Penjaga gawang asal Wales itu hanya akan difokuskan tampil di ajang AFC Champions League Two (ACL 2).
Keputusan ini diambil di hari-hari terakhir penutupan bursa transfer, 6 Februari 2026. Situasinya cukup mepet. Tim pelatih harus mengatur ulang komposisi pemain asing sekaligus memenuhi regulasi jumlah kiper di skuat.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa timnya wajib memiliki empat penjaga gawang terdaftar di liga. Sementara waktu sudah sangat terbatas dan pilihan di pasar transfer tidak banyak.
Menurut Hodak, keputusan mendaftarkan kembali I Made Wirawan lebih karena faktor kebutuhan skuad daripada rencana jangka panjang. Apalagi Made sudah sangat mengenal atmosfer tim.
Saat ini posisi kiper Persib diisi Teja Paku Alam (31), Fitrah Maulana (19), dan Rhaka Syafaka (17). Kehadiran Made menjadi pelapis keempat sekaligus opsi darurat jika terjadi situasi tak terduga.
Secara pengalaman, kualitas I Made Wirawan jelas tidak perlu diragukan. Ia mencatatkan 153 penampilan liga bersama Persib sejak bergabung pada musim 2012. Setelah gantung sarung tangan pada 2023, ia tetap berada di tim sebagai asisten pelatih kiper.
Meski begitu, Hodak terang-terangan berharap Made tidak perlu turun bermain. Target utama tetap memberi menit kepada kiper muda sebagai pelapis utama Teja.
Langkah ini juga tidak bisa dilepaskan dari strategi Persib mendatangkan striker baru asal Spanyol, Sergio Castel, untuk menambah daya gedor. Karena kuota pemain asing liga dibatasi 11 nama, maka Adam Przybek harus keluar dari daftar domestik.
Di klasemen sementara pekan ke-20, Persib masih kokoh di puncak dengan 47 poin usai menang atas Malut United pada Jumat, 6 Februari 2026. Mereka ditempel ketat Borneo FC Samarinda dengan selisih satu poin saja. Artinya, setiap keputusan komposisi pemain sekarang sangat krusial untuk perebutan gelar.