Persewangi Menang Tipis Atas Persid Jember, Jaga Asa Lolos Babak 16 Besar
Persewangi berhasil memetik poin penuh pada Laga lanjutan Liga 4 Jatim di Stadion Diponegoro, Rabu, 22 Januari 2025. Persewangi Banyuwangi hanya menang tipis melawan Persid meski tim asal Jember itu hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit 78.
Kemenangan ini menjaga asa Persewangi untuk tetap lolos ke putaran 16 besar dan menjadi juara grup.
Persewangi dan Persid sudah menunjukkan permainan menyerang sejak menit awal. Persewangi beberapa kali gagal menyelesaikan peluang emas yang mereka peroleh.
Permainan berjalan dengan tempo tinggi dan cukup keras. Wasit Haldy Anugrah Pratama asal Malang harus mengeluarkan 9 kartu kuning.
Pemain depan Persewangi Alfian Alfarid berhasil membawa Persewangi unggul pada menit 38. Sontekannya membuat kiper Persid Jember Guntur Egi Saputro harus memungut bola dari gawangnya. Gol tercipta setelah terjadi kemelut di depan gawang. Persewangi unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Tensi permainan di babak kedua tidak jauh berbeda. Pada menit ke-78, pemain Persid Aditya Fidiyanto terpaksa diusir keluar lapangan setelah dua kali mendapatkan kartu kuning usai melakukan pelanggaran.
Unggul jumlah pemain tak membuat Persewangi di atas angin. Tim asal Jember masih mampu mengimbangi tim kebanggaan Banyuwangi. Bahkan beberapa kali serangan Persid merepotkan pertahanan Laskan Blambangan. Namun tidak ada gol yang tercipta di babak kedua. Skor akhir 1-0 untuk Persewangi.
“Kita harus puas, 1-0 sama 5-0 sama juga kita dapat 3 poin. Jadi kita syukuri hasil sore ini,” kata pelatih Persewangi, Alexander Saununu.
Secara umum, menurutnya, masih ada kekurangan dalam permainan anak asuhnya. Kekurangan ini akan diperbaiki dalam latihan berikutnya. Dia sudah menginstruksikan para pemain untuk terus menekan agar permainan Persid tidak berkembang.
Dia mengakui belum bisa memaksimalkan peluang saat Persid hanya bermain dengan 10 pemain. Dirinya memaklumi para pemain tengah didominasi anak-anak muda. Menurutnya, anak muda harus diberi jam terbang lebih banyak. Namun ia menilai para pemainnya sudah menjalankan instruksi dan taktik dengan baik.
“Kita tambah menit bermain lebih banyak, supaya meraka ada kepercayaan diri,” tegasnya.
Pelatih Persid Jember, Misnadi, mengaku timnya sudah berjuang keras sehingga bisa mengimbangi permainan Persewangi yang dihuni banyak pemain berkualitas. Namun hasil akhirnya memang kurang memuaskan.
"Apa pun hasilnya harus kita terima, Persewangi juga mainnya bagus. Tim kita juga bisa memberi perlawanan," ujarnya.