Persela Masih Rahasiakan Nama Pelatih Baru, Tugas Karteker Sudah Berakhir
Persela Lamongan masih menyimpan rapat-rapat siapa calon pelatih barunya. Padahal, waktu pertandingan awal putaran II Championship 2025/26 sangat mepet.
Hanya tersisa tiga hari. Tim Laskar Joko Tingkir itu sudah harus melakoni laga away melawan Deltras Sidoarjo, Selasa 11 November.
Sedang pada laga tersebut, Persela sudah diwajibkan memiliki pelatih yang berlisensi sesuai persyaratan sebagai pelatih kepala di liga kasta dua sepak bola nasional. Minimal, lisensi B AFC.
CEO Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal ketika dikonfirmasi ngopibareng.id membenarkan jika saat melawan Deltras sudah harus ada pelatih kepala baru.
"Itu wajib. Kalau tidak ada pelatih kita malah kena sanksi,"katanya.
Hanya, ketika ditanya siapa calon pelatih baru itu, Fariz tetap marahasiakan. Meskipun, sekedar siapa saja nama yang sudah dijadikan sebagai kandidatnya.
Termasuk disinggung soal munculnya nama Ricardo Salampessy, yang sempat santer bakal mengisi kekosongan pelatih kepala, juga tidak ada jawaban.
"Sebentar, " ucapnya singkat, sembari meninggalkan wawancara.
Sementara Ragil Sudirman, mengaku kalau jabatan karteker pelatih yang disandangnya selama sebulan sudah berakhir. Tepatnya, setelah Persela menjamu Persipal di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat 7 November.
Bahkan, usai pertandingan dengan hasil kemenangan 2-0 saat itu, juga mengaku sudah pamitan kepada pemain.
"Saya sudah pamitan dan memohon maaf jika saat melatih ada yang kurang berkenan di hatinya pemain. Dan saya juga mengajak untuk terus bersemangat dan kerja keras," tuturnya, Sabtu 8 November 2025, petang.
Sekedar informasi, sejak diberhentikannya Aji Santoso 6 September 2025 karena dinilai tidak mampu memenuhi target, posisi pelatih kepala Persela kosong.
Untuk mengisi kekosongan itu manajemen menunjuk Ragil yang berstatus asisten menjadi karteker pelatih. Selama dipimpin Ragil, Persela tak terkalahkan empat kali pertandingan berturut-turut.
Adapun batas waktu karteker ini hanya berlaku sebulan dan wajib diisi pelatih baru dengan lisensi minimal B AFC. Tetapi, hingga sekarang belum terisi.