Persela Gagal Penuhi Ambisinya, Ditahan Imbang Tim Tamu PSIS Semarang 1-1
Persela Lamongan gagal memenuhi ambisinya. Tim Laskar Joko Tingkir itu ditahan imbang tim tamunya, PSIS Semarang dengan skor 1-1 pada laga lanjutan Championship 2025/2026 di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat 31 Oktober 2025.
Bahkan, Persela sempat kecolongan gol lebih dulu. Gawang Mariyo Fabiyo Londok berhasil dijebol penyerang sayap PSIS, Krisna Sulistia menit 43.
Gol tersebut hasil counter attack. Berawal dari dua kali bola muntah hasil tendangan bebas Persela, langsung dimanfaatkan dengan gerak cepat pemain Tim Mahesa Jenar.
Tak pelak, Persela yang hanya menyisakan seorang pemain di belakang, akhirnya kalah melawan tiga pemain tim lawan yang sedang mengarah ke daerah pertahanan.
Sehingga, tendangan keras Sulistia Krisna akhirnya tidak mampu ditepis Mariyo Londok.Skor 0-1 untuk PSIS hingga pertandingan babak pertama usai.
Memasuki pertandingan babak II, Persela bangkit. Tim asuhan karteker pelatih Ragil Sudirman ini mencoba menekan sejak awal. Upaya ini berhasil, striker Aberto 'Beto' Gonzalves berhasil menyamakan kedudukan 1-1.
Gol yang tercetak pada menit 57 itu hasil umpan Didik Alekvan Djin dari sayap kanan. Umpan lambung yang mengarah persis sd depannya langsung disambut tendangan ke arah gawang PSIS dan terjadi gol.
Pada babak II ini Persela mendapatkan beberapa peluang emas. Tetapi tidak ada yang berhasil membuahkan gol. Skor 1-1 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Karteker pelatih Persela, Ragil Sudirman mengaku kecewa dengan hasil imbang ini. Karena, dia sudah mengintruksikan agar bermain menekan sejak awal.
Tetapi, pemain berjalan lamban dan mengikuti irama permainan lawan yang cenderung bertahan. Bahkan, pemain kerap maju hingga jauh meninggalkan posisi yang seharusnya dijaga.
"Akibatnya apa? Begitu mendapatkan serangan balik kita langsung kedodoran, akhirnya kebobolan gol " katanya. Saat konferensi pers usai pertandingan.
Sementara karteker pelatih PSIS, Ega Raka Ghalih bersyukur tim asuhannya berhasil mencuri poin di kandang Persela. Untuk itu, ia sangat mengapresiasi kerja keras pemain.
Soal hasil imbang dengan berhasil mencetak gol lebih awal, Ega Raka mengaku sudah mempersiapkan sebelumnya.
Dua kali latihan, ia sudah melakukan simulasi pertandingan dengan menjalankan strategi counter attack.
Karena, ia memprediksi Persela diyakini bakal melakukan serangan setelah merasa lebih unggul. Sebelumnya berhasil meraih tiga kali kemenangan.
"Alhamdullilah kita berhasil mengambil poin di kandang Persela dengan hasil imbang. Soal gol kami merupakan by desain, " tandasnya.