Persebaya vs Persik: Munster, Tahu Persebaya Pernah Menang Lawan Persik, tapi itu Sudah Lama
Persebaya Surabaya bertekad bangkit setelah hasil kurang memuaskan di tiga laga terakhir BRI Liga 1 2024/2025 sepanjang April 2025. Tim berjuluk Bajul Ijo ini hanya mampu meraih lima poin dari tiga pertandingan, dan gagal memanfaatkan peluang untuk merebut posisi kedua klasemen sementara.
Saat ini, Persebaya masih bertengger di peringkat keempat klasemen BRI Liga 1 dengan torehan 53 poin. Dengan hanya empat pertandingan tersisa di musim ini, setiap laga menjadi krusial dalam perburuan tiket ke kompetisi Asia musim depan. Fokus utama mereka kini tertuju pada laga pekan ke-31 melawan Persik Kediri yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin 5 Mei 2025.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan Persik meskipun lawan tengah dalam performa negatif. Macan Putih—julukan Persik Kediri—belum pernah meraih kemenangan dalam 12 laga terakhir dan menelan dua kekalahan beruntun di dua pertandingan terakhir.
"Tidak ada yang kami remehkan. Saya tahu Persebaya pernah menang di Kediri, tapi itu sudah lama. Setiap tim di Liga 1 tetap berbahaya," kata Munster.
"Ini situasi berbeda. Kami sedang berjuang untuk posisi atas klasemen agar lolos ke kompetisi Asia, sementara tim-tim lain berjuang menghindari degradasi. Jadi kami harus benar-benar fokus," tambah pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Munster pun mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah. Pasalnya, dalam pertemuan terakhir di Stadion Brawijaya pada 27 Oktober 2023, Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Persik. Kala itu, gawang Ernando Ari dijebol oleh Adi Eko Jayanto, satu gol bunuh diri Song Ui Yong, dan dua gol dari Flavio Silva.
Guna menghindari kekalahan serupa, Munster meningkatkan intensitas latihan dan mempersiapkan skuad terbaik seperti Bruno Moreira dan rekan-rekannya untuk tampil maksimal dalam laga penting kontra Persik Kediri.