Kenangan Uston Nawawi Bersama Bejo, dari Bawa Persebaya Juara hingga Jadi Pelatih
Kabar duka menyelimuti sepak bola nasional pasca meninggalnya legenda Persebaya, Bejo Sugiantoro, Selasa 25 Februari 2025.
Kabar ini pun begitu mengagetkan, dan meninggalkan banyak kenangan bagi tim Persebaya. Mengingat, Bejo pernah menjadi pelatih tim akademi Persebaya, kemudian pernah menjadi Asisten Pelatih Persebaya hingga tahun 2023 lalu.
Tak hanya itu, tentu nama Bejo sangat melekat dengan Persebaya karena turut membawa Persebaya menorehkan prestasi ketika berkarir sebagai pemain. Ia turut andil ketika Bajol Ijo juara Liga Indonesia periode 1996-1997, dan Liga Indonesia 2004.
Menyambut kabar itu, seluruh official tim Persebaya melakukan doa bersama ditujukan kepada almarhum dengan berkumpul di tengah lapangan Stadion Gelora 10 November, Surabaya.
Asisten Pelatih Persebaya, Uston Nawawi mengaku, bahwa kaget mendengar kabar teman terbaiknya sejak sama-sama jadi pemain itu meninggal. Pasalnya beberapa waktu lalu dirinya masih bermain sepak bola bersama.
"Dia main full tidak ada masalah. Makanya hari ini saya kaget juga. Umur manusia kita tidak tahu," aku Uston.
Ia mengatakan, bahwa banyak kenangan baik dan buruk dilalui bersama almarhum. Momen terbaik ketika sama-sama membawa Persebaya juara dua kali. Bahkan, keduanya sama-sama meniti karir sebagai pelatih dari tim Persebaya EPA hingga naik ke tim senior.
"Coach Bejo orangnya disiplin, baik jadi pemain maupun jadi pelatih. Apalagi dia pemain belakang tahu sendiri dia tidak kalah di situ, dan dia selalu fight saat bermain dengan segala kelebihannya. Kita tahu dia favoritnya Heri Kiswanto. Secara kepribadiannya juga baik," ungkapnya.
Salah satu pemain, Toni Firmansyah mengaku sangat sedih mendengar kabar tersebut. Menurutnya sosok ayah dari Rachmat Irianto itu banyak memberikan pelajaran yang patut diteladani. "Mungkin dari cara di luar lapangan disiplin, tepat waktu," ungkap Toni.
Selain itu, Pelatih Deltras FC itu juga diakuinya sering memberikan motivasi bagi pemain untuk selalu kerja keras. "Pesan dari Coach Bejo anak muda harus lebih kerja keras," imbuhnya.
Senada dengan Toni, Oktafianus Fernando juga mengaku memiliki banyak kenangan bersama mantan pemain yang identik dengan nomor punggung 5 itu.
Advertisement