Persebaya 2026/2027 Punya Alex Martins, Predator Kotak Penalti Siap Hadapi Liga Baru
Penyerang anyar Persebaya Surabaya, Alex Martins, mulai menikmati proses adaptasi bersama skuad Green Force menjelang kompetisi musim 2026/2027. Striker asal Brasil itu kembali menjalani latihan bersama tim di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu 12 Juli 2026.
Bagi Alex Martins, sesi latihan awal pramusim bukan hanya tentang meningkatkan kondisi fisik dan memahami strategi permainan. Lebih dari itu, periode persiapan ini menjadi kesempatan penting untuk membangun kedekatan dan chemistry dengan rekan-rekan barunya.
Persebaya memang melakukan perombakan skuad cukup besar pada musim ini dengan mendatangkan 11 pemain baru. Kondisi tersebut membuat proses membangun kekompakan menjadi salah satu fokus utama pelatih Bernardo Tavares.
"Saat ini kami memiliki cukup banyak pemain baru. Karena itu, kami perlu terus bekerja bersama agar bisa saling mengenal satu sama lain," ujar Alex Martins.
Pemain berusia 33 tahun itu percaya komunikasi dan kebersamaan yang terjalin selama latihan akan membantu Persebaya membentuk tim yang solid sebelum menghadapi persaingan musim baru.
"Saya yakin seiring berjalannya waktu dan bertambahnya sesi latihan, kekompakan tim akan terbentuk dengan sendirinya," tambahnya.
Alex Martins Terpukau dengan Program Latihan Bernardo Tavares
Meski baru bergabung, Alex Martins mengaku menikmati setiap proses yang dijalani bersama Persebaya. Ia menilai seluruh pemain menunjukkan semangat tinggi meskipun materi latihan yang diberikan memiliki intensitas cukup berat.
"Saya senang bisa kembali berada di lapangan dan bekerja bersama rekan-rekan setim. Memang intensitas latihan cukup tinggi dan tuntutannya besar, tetapi saya merasa senang dengan apa yang sedang kami bangun pada awal musim ini," ungkap Alex.
Selain proses adaptasi dengan pemain, Alex juga memberikan apresiasi terhadap metode latihan yang diterapkan pelatih kepala Bernardo Tavares. Menurutnya, pelatih asal Portugal tersebut memiliki konsep permainan yang jelas dan mampu membantu perkembangan tim.
"Saya melihat pelatih memiliki ide-ide yang bagus. Itu akan sangat membantu perkembangan tim dan menjadi nilai tambah bagi kami dalam menghadapi kompetisi nanti," katanya.
Kehadiran Alex Martins menjadi salah satu harapan baru bagi lini depan Persebaya. Penyerang asal Brasil itu datang dengan pengalaman dan catatan impresif sebagai salah satu striker produktif di kompetisi sepak bola Indonesia.
Dalam empat musim terakhir, Alex konsisten mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim kompetisi. Catatan tersebut membuatnya dikenal sebagai predator kotak penalti yang memiliki naluri mencetak gol tinggi.
Bernardo Tavares Waspadai Risiko Cedera Pemain Asing
Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengungkapkan tantangan yang dihadapi timnya dalam persiapan awal musim. Sejumlah pemain asing yang baru tiba di Surabaya masih harus beradaptasi dengan perbedaan waktu atau jetlag.
Kondisi tersebut membuat tim pelatih tidak bisa langsung memberikan latihan dengan intensitas maksimal.
"Yang saya rasakan adalah banyak pemain yang memiliki masalah dengan jetlag, sehingga mereka tidak tidur dengan nyenyak. Jadi kami juga mengalami kesulitan ini karena kami tidak bisa menuntut terlalu banyak dari mereka di tempat latihan," ujar Bernardo Tavares.
Menurutnya, memaksakan pemain tampil maksimal ketika kondisi fisik belum pulih sepenuhnya justru dapat meningkatkan risiko cedera.
"Jika mereka tidak tidur nyenyak lalu mereka memberikan 100 persen saat latihan, kemungkinan bisa cedera tinggi. Jadi kami perlu memperhatikan hal ini," jelasnya.
Bernardo juga menyebut beberapa pemain mengakhiri musim sebelumnya dengan masalah cedera sehingga kondisi mereka perlu dipantau bersama tim medis.
"Beberapa pemain mengakhiri musim lalu dengan beberapa masalah cedera, jadi kami mencoba mengevaluasi dengan departemen medis kami tentang situasi ini," tambahnya.
Persebaya Fokus Jaga Kebugaran Jelang Musim Baru
Persebaya Surabaya telah memulai latihan perdana menyambut musim 2026/2027 pada Sabtu 11 Juli 2026. Selain membangun kekompakan, tim pelatih juga fokus memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik.
Sebelum kompetisi resmi bergulir, Persebaya dijadwalkan menjalani sejumlah agenda pramusim, termasuk Anniversary Game melawan PSIS Semarang serta turnamen pramusim.
Bagi Bernardo Tavares, keberhasilan pramusim bukan hanya diukur dari peningkatan kebugaran dan kematangan taktik, tetapi juga bagaimana tim mampu melewati persiapan tanpa kehilangan pemain akibat cedera.
"Target kita juga adalah pada pramusim tidak ada pemain cedera dalam latihan," pungkas Bernardo.
Dengan hadirnya Alex Martins dan sejumlah pemain baru lainnya, Persebaya berharap mampu membangun skuad kompetitif untuk menghadapi ketatnya persaingan Liga 1 2026/2027.