Pelari Manca Negara dan Lokal Berbagi Podium Dalam Ijen Green Trail Run
Sejumlah pelari manca negara berhasil meraih podium pada beberapa kategori yang dipertandingkan dalam Ijen Green Trail Run 2025. Pelari lokal juga mampu bersaing dengan para peserta dari luar negeri. Terbukti, sejumlah pelari Indonesia berhasil menjadi yang terbaik dalam beberapa kategori.
Pelari asal Jerman, Thimo Kilberth, 51 tahun, menjadi jawara kategori Master Men 25 km. Kemudian ada pelari dari Jepang, Nobou Mori yang meraih tempat ketiga kategori Men 50 km. Ada juga WongYin Hong, dari Singapura. Dia menjadi juara kedua kategori Women 50 km.
Juara pertama kategori Men dan Women 50 km masing-masing diraih Akhmad Nizar dari Jember dan Dian Pradina dari Bali. Dua pelari Banyuwangi berhasil mengamankan juara I kategori Umum men 25 km dan Umum Women 25 km. Mereka adalah Wildan Yusuf dan Nur Anisa.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, ajang ini bukan sekadar ajang olahraga. Menurutnya, Banyuwangi Ijen Green Trail Run juga menjadi bagian dari promosi pariwisata berbasis sport tourism.
“Jalur yang dilewati masuk dalam site Geopark Ijen. Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus menguatkan branding Banyuwangi yang menekankan kekuatan alam, budaya, dan keberlanjutan,” kata Ipuk yang hadir saat rewarding pemenang, Minggu, 7 September 2025.
Pesona Ijen Geopark Ijen yang unik dipadukan dengan jalur ekstrem, membuat ajang ini bukan hanya tantangan olahraga, tetapi juga pengenalan dana pengembangan wisata daerah.
Banyuwangi Ijen Green Trail Run, digelar 6–7 September 2025, memberikan kesan tersendiri bagi ratusan pelari dari dalam dan luar negeri. Ajang ini menawarkan kombinasi tantangan fisik dan panorama Geopark Gunung Ijen yang mendunia.
Juara kategori Master Men 25 km, Thimo Kilberth, mengatakan, rute yang ditawarkan Banyuwangi Ijen Green Trail Run ini cukup berat. Meski demikian, dia mengaku kagum dengan keindahan alam yang ada di sepanjang trek. Dia juga menyebut
“Lintasannya berat, tapi sangat indah. Apalagi saat naik ke kawah Ijen. Semuanya luar biasa,” ungkapnya usai finish.
Bagi Thimo, pengalaman berlari di Banyuwangi sangat berbeda dibandingkan event trail run lain di berbagai negara. Fenomena alam seperti Blue Fire Kawah Ijen serta jalur menembus Gunung Rante memberikan pengalaman yang sulit ditemui di tempat lain.
Para peserta sudah disuguhi dengan trek menantang sejak melintasi start. Jalur yang dilalui bervariasi mulai dari jalan setapak, jalur berbatu, tanjakan curam, hingga turunan ekstrem yang menguji daya tahan fisik dan mental.
Kelelahan mereka terbayar oleh pemandangan indah berupa pemandangan hijau, hutan pinus, kebun kopi, hingga padang ilalang yang terbentang di sepanjang trek.
Jawara kategori Men 50 km, Akhmad Nizar, juga sangat kagum dengan kombinasi keindahan alam dengan rute yang menantang.
“Treknya sangat menantang, komplit lewat Gunung Rante dan Ijen,” ungkap pelari asal Jember ini.
Tahun ini, ada 378 pelari yang turut serta dalam ajang Ijen Green Trail Run. Ajang yang masuk dalam kalender Asia Trail Master itu diikuti datang dari berbagai negara, seperti Singapura, Jepang, China, Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Mesir, Prancis, Belanda, hingga Jerman.
Pelari dari berbagai kota di Indonesia turut meramaikan ajang ini. Mereka terbagi dalam empat kategori, yakni 8 km, 14 km, 25 km, dan 50 km.
Berikut daftar lengkap pemenang Ijen Green Trail Run 2025:
Kategori 50 KM (Men)
1. Akhmad Nizar (Jember)
2. Enjelius Barung (Flores)
3. Nobou Mori (Jepang)
Kategori 50 KM (Women)
1. Dian Pradina (Bali)
2. Wong Yin Hong (Singapura)
3. Fauziah (Palu)
Kategori 25 KM (Umum Men)
1. Wildan Yusuf (Banyuwangi)
2. Ikmal Manggala (Malang)
3. I Rahmad Faisal (Blitar)
Kategori 25 KM (Umum Women)
1. Nur Anisa (Banyuwangi)
2. Citra Aprilia (Bali)
3. -
Kategori 25 KM (Master Men)
1. Thimo Kilberth (Jerman)
2. Laurent Roeykens (Belgia)
3. I Rifki (Surabaya)
Kategori 25 KM (Master Women)
1. Eni Mardijanti (Sleman)
2. Liesdawati (Makasar)
3. Liga Wiratama (Surabaya)
Kategori 14 KM (Men)
1. Mohammad Ikhwan (Banyuwangi)
2. Wawang Aruanda (Banyuwangi)
3. Muhammad Diov (Samarinda)
Kategori 14 KM (Women)
1. Bintan Pratiwi (Malang)
2. Andinna Martadinova (Depok)
3. Yuka Kanai (Jepang)
Kategori 8 KM (Men)
1. Muhamad Ardy (Blitar)
2. Akhmad Nizar (Bontang)
3. Muhammad Rifky (Surabaya)
Kategori 8 KM (Women)
1. Isaura Nur Saidah (Banyuwangi)
2. Fidyan Magfirotunnisa (Jombang)
3. Valencia Ichwandi (Bondowoso)