Pegang Dua Pekan, Legenda Persebaya Selamatkan PSIR Rembang
Sidoarjo: Sosok Pelatih PSIR Rembang, Uston Nawawi menjadi sorotan pasca tim berjuluk Laskar Dempo itu secara dramatis lolos dari ancaman degradasi ke Liga 3 setelah menang atas Persik Kediri, 1-0 dalam babak play-off Liga 2 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa 17 Oktober 2017.
Bagi publik sepakbola, khususnya Surabaya nama Uston Nawawi sudah tidak asing lagi. Maklum, pria asal Sidoarjo cukup lama membela Persebaya. Di era 90 an, Uston dikenal sebagai gelandang yang memiliki kemampuan tendangan 'pisang' saat mengeksekusi bola mati.
Saat laga melawan Persik, wajah Uston kembali hadir di layar kaca karena pertandingan disiarkan live televisi nasional. Hampir sepanjang pertandingan, Uston berdiri di tepi lapangan memberikan instruksi.
Maklum, pertandingan antara Persik melawan PSIR Rembang adalah laga hidup mati bagi kedua tim. Keduanya membutuhhkan kemenangan untuk tetap bisa bertahan di Liga 2 musim depan.
Tepat di menit 87, Uston Nawawi berjingkrak kegirangan diikuti official lainnya setelah gawang Persik berhasil dibobol anak asuhnya, "Pertandingan yang menegangkan. Ini semua berkat kerja keras pemain dan semua official, " ujar Uston Nawawi.
Hebatnya, memegang jabatan pelatih PSIR Rembang merupakan debut perdana Uston sebagai pelatih di level Liga 2. Sebelumnya, Uston memegang tim selevel Liga 3, yaitu PSID Jombang.
Bukan hanya itu, Uston menangani PSIR hanya sepekan sebelum laga play-off digelar. Meski persiapan super kilat, Uston Nawawi akhirnya berhasil menjadi salah satu juru selamat. tom