Mobil Mercy Hancur Dievakuasi dari Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Sebuah mobil Mercedes-Benz berwarna hitam yang hancur akibat tertimpa bangunan ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, berhasil dievakuasi pada Sabtu, 4 Oktober 2025 sore. Mobil mewah tersebut diangkat dari tumpukan reruntuhan beton menggunakan truk milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo).
Berdasarkan informasi yang beredar, mobil itu merupakan milik salah satu pengasuh pondok pesantren dan baru dibeli sekitar dua minggu sebelum musibah terjadi. Kondisinya kini ringsek tak berbentuk. Bahkan saat dievakuasi dari area pesantren, aroma bensin tercium menyengat di lokasi.
Kepala UPT TPA Griyo Mulyo Kecamatan Jabon, Hajid Arif Hidayat, membenarkan bahwa seluruh material reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Semua material reruntuhan kami letakkan di area selatan TPA. Seluruhnya akan ditempatkan di satu titik dan dijadikan barang bukti,” jelas Hajid.
Ia menambahkan, seluruh armada truk TPA telah dikerahkan ke lokasi pondok untuk mengangkut puing-puing bangunan hingga proses evakuasi selesai.
“Untuk sementara, pengangkutan sampah di wilayah Sidoarjo akan dibantu oleh armada pengganti dari Dinas PU dan dinas terkait lainnya,” imbuhnya.
Seperti diketahui, bangunan Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025, saat sejumlah santri tengah melaksanakan salat Asar berjamaah. Peristiwa tragis tersebut menelan puluhan korban jiwa dan masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat Sidoarjo.