Misi Tiga Gol Lawan Kamboja! Sejarah Berpihak Indonesia
Kuala Lumpur : Jangan lupakan sejarah! Termasuk dalam urusan sepakbola. Misi menang tiga gol atas Kamboja dalam pertandingan terakhir grup B, Kamis (24/4) besok, bukan berarti harus membuat Timnas Indonesia menyerah. Ingat, sejarah berpihak pada Garuda Muda.
Kemenangan tiga gol menjadi mutlak harus diraih Indonesia ke gawang Kamboja jika tak ingin mengantungkan nasib lolos semifinal pada pertandingan Vietnam vs Thailand. Harusnya ini menjadi keuntungan bagi Hansamu dkk. Disaat Thailand dan Vietnam harus saling bunuh, Indonesia bisa menentukan nasibnya sendiri menghadapi Kamboja yang sudah pasti tersingkir.
Selain itu, pertemuan Indonesia lawan Kamboja bukan yang pertama kali di ajang Sea Games. Sebelumnya, kedua negara ini sudah tiga kali bentrok di ajang yang sama. Hasilnya, Indonesia selalu menang dari negara berpenduduk 15 juta jiwa itu. Berapa skornya?
Dari tiga kali rekor pertemuan, dua laga diantaranya Indonesia menang besar. Di Sea Games 2011, Indonesia mengelontor gawang Kamboja setengah lusin tanpa kebobolan (6-0). DI Sea Games terakhir 2015, Indonesia juga menang telak 6-1. Hanya di Sea Games 2013, Indonesia hanya bisa menang tipis atas Kamboja 1-0.
Saat ini, kekuatan Kamboja tidak banyak berubah. Dari empat laga yang sudah dijalani di grup B, Kamboja belum meraih poin alias selalu kalah. Termasuk dalam terakhir melawan Timor Leste menyerah 0-1. Total, gawang Kamboja sudah kebobolan 10 gol dan hanya bisa mencetak 1 gol.
Sebelum menghadapi Timor Leste, Kamboja kalah dari Vietnam 4-1 dan digelontor tiga gol tanpa balas oleh Thailand. Sedangkan menghadapi Filipina menyerah 0-2. Jika membandingkan dengan hasil Vietnam dan Thailand yang bermain imbang dengan Indonesia, maka metematikanya, Garuda Muda juga bisa menang selisih tiga gol.
Sepakbola memang bukan ilmu angka. Yang pasti, kewajiban Indonesia menang tiga gol untuk mengamankan tiket semifinal, bukanlah mission impossible. Sejarah sudah membuktikannya. tom