MI BAS Internasional Tuban Hadirkan Kurikulum Cambridge
Madrasah Ibtidaiyah Bina Anak Soleh (MI BAS) International Islamic School Tuban mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2025/2026, Senin, 14 Juli 2025.
Pada momen ini, MI BAS International Islamic School Tuban sekaligus meresmikan gedung baru empat lantai. Gedung ini memiliki beberapa fasilitas diantaranya laboratorium sains dan laboratorium komputer.
Meski terbilang baru, namun MI BAS International Islamic School Tuban tahun ajaran baru ini telah menerima puluhan siswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban. Hal ini menunjukkan MI BAS International Islamic School diminati banyak masyarakat.
Koordinator Guru Bahasa Inggris MI BAS International Islamic School, Ricky Januar Awali, menyampaikan, antusiasme masyarakat sangat bagus. Terbukti, pada tahun kedua ini MI BAS International Islamic School telah menerima 65 siswa.
"Alhamdulillah dengan adanya jumlah 65 murid pada tahun ajaran baru ini. Dari jumlah itu kami sudah memenuhi target yaitu tiga kelas, itu artinya publik sudah mulai tertarik dengan sekolah kami," terang Ricky Januar Awali.
Lebih lanjut, untuk sistem pendidikan sendiri, MI BAS International Islamic School ini menggunakan dua kurikulum yaitu kurikulum nasional dan kurikulum internasional atau Cambridge.
"Jadi anak-anak disini tidak hanya mendapatkan kurikulum nasional atau memakai bahasa indonesia di dalam kelas tetapi juga menggunakan bahasa inggris. Alasannya karena kita sudah berkurikulum Cambridge Syistem, terutama ada tiga mata pelajaran yang difokuskan yaitu Bahasa Inggris, Sains (IPA) dan Matematika," jelasnya.
Ricky menambahkan, MI BAS International Islamic School ini sifatnya adalah fullday. Dimana para siswa kelas I pulang pukul 14.30 WIB, sedangkan untuk siswa kelas II ke atas pulang 15.30 WIB.
"Program yang bagus di sekolah kita tidak hanya disediakan makan siang, tetapi juga program tidur siang biar nanti untuk menyimpan energi agar sampai siang hari para siswa tetap fresh," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Airlangga, mengatakan, alasannya memilih sekolah MI BAS International Islamic School karena sejak kecil anaknya sudah menggunakan bahasa inggris untuk berkomunikasi sehari-hari.Β
"Sehingga untuk mewadahi bakat anak jadi memilih sekolah ini, selain itu kami memilih MI BAS International Islamic School karena sejalan dengan impian menjadikan anak sebagai muslimah global yang empowering," ungkap Airlangga.
Senada dengan Airlangga, wali siswa yang lain, Habib Mustofa menyambut positif hadirnya model pendidikan seperti ini di Tuban. Dia menilai MI BAS Internasional Islamic School bukan sekadar pilihan, namun kebutuhan zaman.Β
"Pendidikan karakter sejak dini itu pondasi penting untuk membentuk anak yang tangguh menghadapi tantangan global,β pungkasnya.
Sebatas diketahui, MI BAS International Islamic School berdiri di bawah naungan yayasan yang sebelumnya telah mengelola Sekolah Dasar Bina Anak Sholeh (SD BAS). Dengan pengalaman panjang dalam penyelenggaraan pendidikan dasar, pendirian MI ini menjadi langkah lanjutan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat Tuban terhadap sistem pendidikan yang lebih visioner dan global.
Dari sisi infrastruktur, MI BAS International Islamic School telah dilengkapi dengan 16 ruang kelas modern yang masing-masing menggunakan smart TV, laboratorium sains, serta area multimedia dengan jaringan hotspot.Β
Selain itu, MI BAS International Islamic School juga memiliki fasilitas penunjang tumbuh kembang anak seperti ruang tidur siang, lapangan futsal, basket, dan voli, serta sarana edukatif lalu lintas dan area parkir yang aman.
Advertisement