Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Resmi Jadi Direktur Utama BPJS Kesehatan 2026–2031
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito resmi dilantik sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk periode 2026–2031. Pelantikan tersebut digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta Pusat, Jumat 20 Februari 2026.
Prihati akan melanjutkan estafet kepemimpinan direksi sebelumnya yang masa jabatannya berakhir pada Februari 2026. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI atas kepercayaan yang diberikan melalui surat perintah penugasan tersebut.
Prihati menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis yang telah menjadi fondasi kuat pada periode sebelumnya. Ia menyebut, kesinambungan kebijakan menjadi hal penting dalam menjaga kualitas layanan jaminan kesehatan nasional bagi masyarakat.
Menurutnya, amanah yang diemban bukan perkara ringan. BPJS Kesehatan saat ini memiliki cakupan peserta mencapai 283 juta jiwa di seluruh Indonesia. Selain itu, lembaga ini juga bekerja sama dengan sekitar 23.000 fasilitas kesehatan tingkat pertama serta lebih dari 3.000 rumah sakit.
Tanggung jawab tersebut tidak hanya berkaitan dengan penjaminan layanan kesehatan bagi peserta. Prihati juga menekankan pentingnya memastikan kualitas layanan di setiap fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan tetap optimal.
Ia memastikan akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan tepat bagi seluruh peserta.
Sebagai informasi, berikut susunan Direksi BPJS Kesehatan periode 2026–2031:
Direktur Utama: Prihati Pujowaskito
Direktur: Abdi Kurniawan Purba
Direktur: Akmal Budi Yulianto
Direktur: Bayu Teja Muliawan
Direktur: Fatih Waluyo Wahid
Direktur: Setiaji
Direktur: Vetty Yulianty Permanasari
Direktur: Sutopo Patria Jati
Sementara itu, susunan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan periode 2026–2031 terdiri dari:
Ketua (Unsur Pekerja): Stevanus Adrianto Passat
Anggota (Unsur Pemerintah): Murti Utami
Anggota (Unsur Pemerintah): Rukijo
Anggota (Unsur Pemberi Kerja): Paulus Agung
Anggota (Unsur Pemberi Kerja): Sunarto
Anggota (Unsur Pekerja): Afif Johan
Anggota (Unsur Tokoh Masyarakat): Lula Kamal
Dengan susunan direksi dan dewan pengawas baru tersebut, BPJS Kesehatan diharapkan mampu memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Profil Prihati Pujowaskito
Mayjen TNI (Purn) Dr. dr. Prihati Pujowaskito, merupakan sosok dokter militer yang kini dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan periode 2026–2031.
Prihati lahir di Solo pada 29 Maret 1967. Ia memiliki latar belakang kuat di bidang kesehatan, khususnya sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi.
Riwayat pendidikannya dimulai dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan lulus pada 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang diselesaikan pada 2007.
Tak berhenti di bidang klinis, Prihati juga memperdalam kompetensinya di sektor manajerial dengan meraih gelar Magister Manajemen Rumah Sakit (MMRS) pada 2015. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan doktor di bidang Hukum Kesehatan pada 2021.
Sebagian besar perjalanan kariernya dihabiskan di lingkungan kesehatan militer. Sebelum memasuki masa purna tugas dari TNI pada Februari 2025, jabatan terakhirnya adalah Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan (Unhan) periode 2023–2025.
Selain itu, Prihati juga pernah menjabat sebagai Direktur Penunjang Medis di RSPAD Gatot Soebroto serta aktif sebagai dokter spesialis jantung di RS Dustira.
Pengalaman panjang di dunia medis, akademik, serta manajemen layanan kesehatan inilah yang menjadi modal bagi Prihati dalam memimpin BPJS Kesehatan, lembaga yang saat ini melayani ratusan juta peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).