Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Desa Jadi Tuban, Tersangkut Bambu
Warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dibuat geger dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di aliran sungai setempat, Rabu 11 Februari 2026 sore. Penemuan mayat tanpa identitas itu langsung menyedot perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak berangkat ke tegal atau ladang. Saat melintas di sekitar sungai, ia melihat sesuatu yang mencurigakan tersangkut di ranting bambu di tengah aliran air. Setelah dicek, ternyata sosok manusia dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Temuan itu segera dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Semanding bersama tim gabungan langsung datang ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Area sekitar penemuan mayat pun langsung dipasangi garis polisi guna mengamankan tempat kejadian perkara.
Selain aparat kepolisian, petugas dari BPBD Kabupaten Tuban juga ikut diterjunkan untuk membantu proses evakuasi. Jenazah kemudian diangkat dari sungai dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah sebelum dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Semanding, AKP M. Lukman Hadi, menjelaskan bahwa posisi korban saat ditemukan dalam keadaan tersangkut ranting pohon bambu di tengah sungai. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kondisi tubuh korban masih utuh.
“Awalnya ada salah satu warga yang akan berangkat ke tegal, lalu mengetahui ada sesosok manusia yang meninggal di sungai,” jelasnya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Setelah menerima laporan, petugas gabungan langsung bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, serta proses evakuasi jenazah. Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga sekitar untuk memastikan apakah ada laporan orang hilang.
“Korban perempuan. Untuk identitas lengkap masih belum diketahui. Warga sekitar juga tidak ada laporan kehilangan anggota keluarga,” tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dalam beberapa hari terakhir untuk segera melapor. Penyelidikan lanjutan masih dilakukan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kematiannya.