Manisnya Harga Buah Manggis, Capai Rp80 ribu per Kilogram di Tingkat Petani
Petani buah manggis di Banyuwangi bisa tersenyum lebar pada musim panen tahun ini. Betapa tidak, harga buah ini sempat mencapai di atas Rp80 ribu per kilogram di tingkat petani. Padahal pada musim panen tahun sebelumnya hara per kilogram di tingkat petani hanya di bawah Rp10 ribu. Buah ini ramai diburu untuk pasar ekspor.
Untuk kualitas super, buah berbentuk bulat berwarna hitam saat ini berkisar Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Harga ini tergantung pada kualitas buahnya.
"Kalau yang res (campuran belum sortir) dari petani Rp63 ribu-Rp65 ribu. Kalau yang super dua hari lalu Rp83 ribu," jelas pengepul buah manggis, Rudi Hermawan, warga Dusun Manggisan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Rabu, 15 April 2026.
Buah dengan nama latin Garcinia mangostana ini oleh pengepul dikirim ke salah satu perusahaan eksportir buah manggis tujuan China. Menurutnya, kenaikan harga ini sudah terjadi sejak bulan Ramadan lalu.
"Saya sekitar ramadan dikasih harga sama perusahaan Rp80 ribu perkilonya untuk yang kualitas super. Tapi sebelumnya sekitar tiga bulan lalu itu harganya sudah naik, di Jember saya dengar sampai Rp130 ribu per kilonya," ungkapnya.
Dijelaskannya, harga buah manggis meroket karena saat ini hanya Banyuwangi yang masih panen. Daerah penghasil buah manggis lain, seperti Bali, Lombok, Tasikmalaya, Sumatera, hingga Jember sudah tidak ada panen.
"Sekarang yang panen tinggal Banyuwangi. Disini panennya kan bulan April-Mei. Daerah lain seperti Bali, Lombok, Jember sudah selesai, sementara Sumatera dan Tasik tidak panen. Makanya harga super bisa tinggi sekali," ujarnya.
Kenaikan harga kali ini menurutnya, merupakan yang tertinggi sepanjang pengalaman panen manggis di Banyuwangi. Padahal pada panenan tahun sebelumnya, buah ini sangat murah karena hampir seluruh sentra manggis nasional panen bersamaan.
Ditambah saat itu momennya bersamaan dengan panen raya di Thailand yang juga negara penghasil manggis. Importir dari China lebih memilih manggis karena alasan jarak dan kualitas.
Sehingga panen tahun lalu harga manggis di Banyuwangi tersungkur. Di tingkat petani hanya dihargai Rp3 ribu perkilogram. Makanya pada tahun sebelumnya petani tidak memanen manggisnya karena merasa rugi dan berat diongkos.
"Saat itu harga di tingkat petani bahkan sempat anjlok hingga Rp3 ribu per kilogram. Makanya buahnya dibiarkan saja tidak dipanen," ujarnya.