Malut United Waspadai Efek Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares
Malut United FC menegaskan tidak ingin terlena dengan catatan impresif jelang laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/26 menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu 10 Januari 2025 sore.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengingatkan para pemain untuk tetap fokus meski timnya datang dengan status tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir. Ia menilai laga melawan Persebaya akan berlangsung sulit karena faktor tuan rumah dan kehadiran pelatih anyar.
“Semua pemain dalam kondisi siap. Kami datang ke sini untuk bermain tanpa beban. Harapannya, game plan yang sudah disiapkan bisa dijalankan dengan baik demi meraih hasil terbaik,” ujar Hendri Susilo.
Debut Bernardo Tavares Jadi Ancaman Tambahan
Laga ini akan menjadi debut Bernardo Tavares sebagai pelatih Persebaya Surabaya. Menurut Hendri, kehadiran pelatih baru berpotensi meningkatkan motivasi Bajul Ijo, terutama karena bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Melawan Persebaya bukan pekerjaan mudah. Kehadiran pelatih baru tentu menambah semangat mereka untuk tampil all out. Namun kami sudah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi kondisi tersebut,” imbuh mantan pelatih PSBS Biak itu.
Persebaya sendiri tengah berada dalam tren positif dengan sembilan laga tanpa kekalahan, termasuk dua kemenangan beruntun atas Madura United dan Persijap Jepara.
Meski demikian, Hendri menegaskan bahwa catatan pertemuan sebelumnya tidak menjadi patokan utama. Musim lalu, Malut United sempat menang 2-0 di GBT dan sekali bermain imbang tanpa gol.
“Hasil itu sudah menjadi masa lalu. Sekarang kami fokus sepenuhnya pada pertandingan hari ini dengan persiapan yang sudah dimatangkan,” tegasnya.
David Da Silva Fokus, Kenangan Lama Tak Ganggu
Sementara itu, David Da Silva yang mewakili pemain Malut United dalam konferensi pers menegaskan timnya datang ke Surabaya dengan fokus penuh meski harus bermain di stadion yang dikenal angker.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan permainan terbaik dan tetap fokus agar bisa membawa pulang poin,” ujarnya.
Laga ini memiliki makna tersendiri bagi David Da Silva yang pernah membela Persebaya pada musim 2018–2019 dan 2020–2021. Namun ia menegaskan profesionalisme tetap menjadi prioritas.
“Sekarang fokus saya sepenuhnya untuk Malut United. Saya menghormati jersey ini dan akan memberikan kemampuan terbaik di pertandingan nanti,” tegas striker asal Brasil tersebut.
Statistik Impresif Malut United
Malut United datang dengan modal kuat sebagai salah satu tim paling konsisten musim ini. Mereka belum terkalahkan dalam 11 laga, dengan catatan 9 kemenangan dan 2 hasil imbang.
Selain solid, Malut United juga menjadi tim tersubur bersama Persija Jakarta dengan koleksi 32 gol hingga pekan ke-16. Menariknya, gol tersebut dicetak oleh sembilan pemain berbeda, termasuk David Da Silva yang sudah mengoleksi 7 gol.
Saat ini, Malut United berada di posisi ke-4 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan 34 poin, hanya terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen Borneo FC. Sementara Persebaya menempati posisi ke-8 dengan 25 poin.
Rekor 5 Laga Terakhir
Persebaya Surabaya
3 Jan 2026: Madura United 0–1 Persebaya
28 Des 2025: Persebaya 4–0 Persijap Jepara
20 Des 2025: Persebaya 2–2 Borneo FC
6 Des 2025: PSM Makassar 1–1 Persebaya
28 Nov 2025: Bhayangkara FC 1–1 Persebaya
Malut United
4 Jan 2026: Malut United 6–2 PSBS Biak
28 Des 2025: Malut United 3–2 Borneo FC
21 Des 2025: PSM Makassar 0–1 Malut United
14 Des 2025: Malut United 2–0 Persib Bandung
29 Nov 2025: Malut United 1–1 Arema FC