Maestro Lukis Nasirun Berpulang, Dunia Seni Yogyakarta Berduka
Dunia seni rupa Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berduka. Maestro lukis Nasirun dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu 1 Agustus 2026) pagi di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta.
Seniman asal Cilacap, Jawa Tengah, yang selama puluhan tahun menetap dan berkarya di Yogyakarta itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 05.58 WIB.
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar di kalangan seniman dan budayawan. Salah satunya disampaikan oleh penulis sekaligus sahabat Nasirun, Agus Noor, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Agus Noor menyampaikan belasungkawa atas wafatnya maestro seni rupa Indonesia tersebut.
Almarhum selama ini tinggal di Perum Bayeman Permai, Onggobayan, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.
Jenazah Nasirun masih berada di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Dijadwalkan jenazah masih di RS AMC. Informasinya jenazah akan dimakamkan di Makam Seniman Girisapto Imogiri, Bantul pada Sabtu 1 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB.
Nasirun dikenal sebagai salah satu maestro seni rupa Indonesia dengan gaya lukisan yang khas, memadukan unsur budaya Jawa, simbol-simbol tradisional, kaligrafi, hingga ekspresi kontemporer. Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara dan menjadikannya salah satu pelukis Indonesia yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan seni rupa modern.
Kepergian Nasirun menjadi kehilangan besar bagi dunia seni Indonesia. Warisan karya dan gagasannya akan terus dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan seni rupa nasional.