Liga Anak Megilan 2025 di Lamongan Digelar Hampir Setahun
Liga Anak Megilan 2025 yang digelar PSSI Kabupaten Lamongan, akhirnya tuntas. Kompetisi yang diikuti 13 sekolah sepak bola (SSB) ini berlangsung hampir setahun.
Kali pertama digelar 23 Pebruari 2025, di lapangan NDPS, Kecamatan Kedungpring. Liga ini mempertandingkan dua kelompok umur. Yakni U-10 dan U-12, dengan sistem kompetisi penuh.
Tujuannya, membina bakat sekaligus mengedukasi pemain usia dini tentang aturan dasar sepakbola dan sportivitas.
Masing-masing peserta menjalani 13 seri, digelar secara bergiliran di kandang masing-masing tim.
Ketua PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi, menerangkan, total pertandingan yang digelar mencapai 312 laga. “Masing-masing kelompok umur memainkan 156 pertandingan,” katanya, saat menutup Liga Anak Megilan 2025di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu 22 November 2025.
Pada laga terakhir yang dimulai sejak pagi hingga sore hari itu berlangsung meriah. Semua pemain kebanyakan didampingi orang tua beserta kerabatnya hingga akhir.
Alasan turut hadir, para orang tua selain senang dan bangga anaknya bermainsepak bola,mereka juga ingin mengetahui Stadion Surajaya pasca renovasi.
"Ternyata stadion ini luar biasa megah. Sebagai warga Lamongan kami sangat bangga. Semoga akan menambah semangat dan muncul generasi sepak bola dimmasa.kendatabg," tutur seorang ibu dari Babat.
Adapun dari hasil laga terakhir, pada kelompok umur U-10, Akademi Persela keluar sebagai juara. Disusul KFA di posisi kedua dan Bina Putra di posisi ketiga.
Untuk kU-12, NDPS tampil di peringkat pertama. Disusul Narayana dan Bina Putra peringkat ketiga.
“Semoga dengan semangat kebersamaan, kompetisi Liga Anak.Mehilan bisa terlaksana secara rutin setiap tahun,” harap Ketua Askab PSSI Lamongan, Yunan Achmadi