Laris Manis! Jersey Away Madura United Motif Tambak Garam Diserbu Suporter
Antusiasme suporter Madura United FC untuk mengoleksi jersey anyar Laskar Sape Kerrab di ajang BRI Super League 2026/2027 luar biasa tinggi. Toko resmi tim yang berlokasi di Pamekasan terus dipadati pembeli sejak bergulirnya kompetisi.
Manajer Distro Madura United, Badruddin, mengungkapkan bahwa jersey anyar ini sudah tersedia di toko resmi sejak laga perdana menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Para suporter yang berencana βmelorengkanβ stadion langsung memadati distro resmi di kompleks Kantor Madura United, Jalan Raya Panglegur, Pamekasan.
"Antusiasme suporter sangat tinggi. Sejak ready stock di distro menjelang lawan Persijap, mereka berbondong-bondong ke sini untuk membeli jersey baru," ujar Badruddin, Rabu 23 September 2026.
Sejak Jumat pekan lalu, tercatat sudah 84 potong jersey terjual, dengan mayoritas merupakan seragam edisi terbaru. Dari tiga varian yang dilepas ke pasaran seharga Rp550.000, jersey away (tandang) berwarna putih justru menjadi pilihan favorit para fans.
"Paling banyak terjual itu yang warna putih, jersey away yang dipakai waktu melawan PSS Sleman," lanjutnya.
Makna Filosofis Motif Tambak Garam
Jersey away musim ini mengusung desain yang unik. Tampilannya dipenuhi struktur geometri berbentuk petak yang terinspirasi langsung dari tambak garam khas Pulau Madura. Pola simetris ini melambangkan fondasi yang kokoh, disiplin, serta keteraturan dalam bertanding.
"Setiap petak dalam desain jersey away menggambarkan garis perjuangan dan kerja keras para petani garam yang sabar mengolah tanah hingga menjadi kristal berharga. Aksen gradasi merah-hitam memperkuat kesan tangguh sekaligus memberi nuansa premium," jelas Direktur Madura United, Annisa Zhafarina.
Nisa menambahkan, tingginya daya beli suporter ini tak lepas dari performa impresif Madura United di awal musim usai menyapu bersih tiga laga perdana dengan kemenangan.
Mengapa Tim Sepak Bola Punya Lebih dari Satu Jersey?
Sesuai regulasi resmi FIFA dan asosiasi sepak bola dunia, setiap tim wajib memiliki minimal dua kit utama: jersey kandang (home) dan jersey tandang (away). Berikut alasan utamanya:
Mencegah Tabrakan Warna (Color Clash): Fungsi paling krusial adalah membedakan kedua tim di lapangan. Jika tim tuan rumah dan tim tamu memiliki warna jersey yang mirip, wasit, pemain, serta penonton (baik di stadion maupun layar kaca) akan kesulitan membedakan kawan dan lawan.
Standar Regulasi Pertandingan: Tuan rumah selalu berhak memakai jersey utamanya (home). Jika warna jersey utama tim tamu membingungkan atau bernuansa sama dengan tuan rumah, tim tamu wajib menggunakan jersey alternatif (away atau third kit).
Representasi Identitas & Budaya: Jika jersey home biasanya baku memegang warna kebanggaan/tradisi klub, jersey away memberi ruang kreatif bagi klub untuk mengangkat tema budaya, sejarah daerah (seperti motif tambak garam Madura United), atau inovasi desain modern.
Strategi Komersial dan Merchandising: Menjual lebih dari satu varian jersey membuka potensi pendapatan tambahan bagi klub dari penjualan merchandise resmi kepada para pendukungnya.
Advertisement