Komisi C DPRD Lamongan Sidak JLU, Minta Penambahan Rambu Lalin dan Lampu di Titik Persimpangan.
Komisi C DPRD Lamongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan. Salah satu temuannya, JLU dinilai masih minim Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di dua persimpangan. Bahkan, disebut kurang siap.
Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud Shodiq, mengatakan, rambu lalu lintas yang dinilai kirang khususnya di persimpangan JLU. Sekarang ini sudah terealisasi di tiga titik. Tetapi di dua titik persimpangan lainnya harus segera terpasang.
“Mestinya rambu itu ada lima, namun kenyataan baru tiga. Ini yang menjadi persoalan, "ujarnya.
Selain itu, Mahfud juga menilai perlu adanya penambahan lampu penerangan. Karena, banyak pengendara roda dua yang kerap melintas di JLU yang baru dibuka sepekan tersebut.
Untuk itu, DPRD Lamongan melalui komisi C berjanji akan meneruskan catatan tersebut ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBJN) dan Pemerintah Pusat agar persoalan itu segera ditindaklanjuti.
Sementara untuk solusi awal, terkait masih belum terpasangnya APILL di dua titik persimpangan (pintu keluar masuknya kendaraan) yang dinilai rawan, Mahfud berharap Dinas Perhubungan Lamongan agar menurunkan personil tambahan di titik tersebut.
"Kami minta Dinas Perhubungan memberikan kepada juru rambu dan bisa bekerjasama dengan desa terkait untuk minta personil untuk dibantukan di lokasi rawan, "katanya.
Sebenarnya, anggota Fraksi PKB ini mengaku senang dengan adanya JLU ini. Karena dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas yabg disebabkan dua lintasan jalur kereta api, di Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Jaksa Agung Suprapto.
“Pada prinsipnya kami dan masyarakat Lamongan sangat senang dengan adanya JLU ini. Kita lihat bisa mengurangi arus lalu lintas di kota, pungkasnya.
Sekedar informasi, JLU Lamongan sepanjang 7,15 kilometer baru saja dilakukan soft launching oleh Bupati Yuhronur Efendi 17 Agustus 2025 lalu.
Pembangunan jalan proyek nasional itu membelah kawasan utara jalan poros Lamongan - Surabaya. Pintu masuk arah timur lewat Desa Rejosari, Kecamatan Deket dan keluar di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan atau sebaliknya jika dari arah barat.
Advertisement