Kembali Nahkodai KONI Jatim, Nabil Komitmen Perkuat Pembinaan Menuju Prestasi Dunia
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur tepilih periode 2026-2030, M. Nabil menegaskan komitmen memperkuat pembinaan untuk menghasilkan atlet berprestasi dunia. Hal ini disampaikan usai mengikuti Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jatim 2025 di Surabaya, Kamis, 4 Desember 2025.
M. Nabil mengatakan, daerah merupakan fondasi utama pembinaan karena atlet berasal dari daerah sebelum terjaring untuk membela Indonesia di kancah internasional.
"Saya coba meningkatkan standar prestasi kita, Jatim menuju prestasi dunia. Ketika kita mencanangkan prestasi di dunia, tentu prestasi nasional itu akan terlewati," kata Nabil.
Maka penguatan pembinaan pun sangat penting untuk dilakukan dan terus ditingkatkan. Beberapa di antaranya adalah mendatangkan pelatih asing, banyak mengikutkan event yang kredibel di dalam maupun luar negeri.
Namun sebelum itu, peran pembinaan di daerah dan cabor sendiri harus kuat. Agar atlet-atlet ini dapat terjaring masuk dalam Puslatda untuk jenjang lebih tinggi.
"Atlet yang punya potensi akan kita rekrut di Puslatda dengan memenuhi standar yang ada," tuturnya.
Dengan skema pembinaan yang lebih baik, Nabil optimis Jatim akan melahirkan banyak atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
Sementara itu, Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono, mewakili Gubernur Jatim menyampaikan apresiasi atas kinerja yang sudah berjalan sebelumnya. Beberapa prestasi berhasil dicapai dan membanggakan Jatim.
Hanya saja, ia menyebut ada pekerjaan rumah (PR) besar bagaimana bisa meningkatkan prestasi olahraga menjadi yang terbaik. Ia mengatakan, dari pantauan langsung saat PON, ada cabor dengan nomor yang banyak namun Jatim hanya meraih satu medali saja. Sehingga, mempengaruhi jumlah medali kontingen.
Dengan pembinaan yang lebih baik ke depan, Adhy mengatakan harapan pemprov agar Jatim dapat tampil sebagai juara umum di PON.
"Beberapa tahun terakhir masih 3 besar, belum bisa loncat ke nomor 2 atau nomor 1. Kami berharap dengan evaluasi ini ada rekomendasi dan skema strategi langkah-langkah untuk ke depan bisa meningkatkan prestasi," kata Adhy.
Mantan pejabat Kemensos RI itu menegaskan, meski terjadi efisiensi anggaran pemprov tetap akan memberikan dukungan anggaran dan fasilitas olahraga yang memadai untuk mendukung peningkatan prestasi.
Advertisement