Kebakaran Hebat Hanguskan 20 Lapak di Atas dan Bawah Jembatan Babat-Tuban
Kebakaran hebat menghanguskan 20 lapak pedagang kawasan jembatan pebatasan Babat (Lamongan)-Widang (Tuban), Sabtu 8 Agustus 2026.
Lapak semi permanen yang luluh lantak dilalap si jago merah sebanyak itu ada di dua tempat. Yakni, tujuh lapak pedagang yang berjajar di atas selatan jembatan dan 13 lapak bawah jembatan.
Keadiannya berawal sekitar pukul 16.30 WIB. Menurut keterangan saksi di lokasi oejadian, sumber api diduga dari tumpukan sampah yang terbakar di belakang salah satu warung di bawah jembatan.
Karena angin saat bertiup kencang, kobaran api menbesar dan menyambar bangunan semi permanen yang berada di atas jembatan.
"Bersamaan itu, ada yang bikang api ada yang mengetahui menyambar travo listrik," tutur salah seorang petugas Damkar.
Kejadian itu segera dilaporkan Korwil Damkar Baba4 dan secepatnya melakukan pemadaman. Tapi, kehadiran Damkar dan sejumlah warga yang melakukan pemadaman masih belum mampu menaklukkan kobaran api.
Angin kencang semakin membuat kobaran membesar hingga bangunan yang di bawah jembatan ikut terbakar. Akhirnya Korwil Damkar Lamongan dan Ngimbang juga didatangkan. Belum lagi didatangkan Damkar dari Bojonegoro dan Tuban serta dua unit armada suplai air dari BPBD.
Selain dibantu warga, jajaran Polri dan TNI juga terlibat dalam.pemadaman.k3bakaran yang terlrjadi di Jalan Tambangan, Kelurahan Babat, Lamongan teralsebit. Hingga berita ini ditulis, petugas damkar masih melakukan pembasahan dan pendinginan
"Api cepat merambat dan membesar karena sebagian besar bangunan semi permanen tersebut terbuat dari material kayu dan triplek," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid.
Selain membantu pemadaman dan pengamanan ldi lokasi kejadian, anggota Satlantas Polres Lamongan juga diterjunkan untuk kelancaran arus lalu lintas.
"Karena jalur lalu lintas jurusan Bojonegoro dan Tuban sempat terganggu" inbuh Ipda Hamzaid.
Tidak ada korban pada kejadian kebakaran tersebut. Kerugian material juga masih dalam pendataan. Soal kepastian penyebab kebakaran masih dalam proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.