KARNUS Ingatkan Bahaya Skincare Pemutih: Cantik Tak Harus Putih
Standar kecantikan yang menganggap kulit putih adalah ideal dinilai menyesatkan dan berbahaya. Perusahaan kecantikan dan kesehatan KONSEP KARNUS mengingatkan masyarakat, khususnya perempuan, untuk tidak terjebak pada penggunaan skincare pemutih yang justru bisa memicu kanker dan kerusakan kulit.
Hal tersebut disampaikan dalam edukasi perdana KONSEP KARNUS Beauty di sebuah klinik kecantikan Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Iwan Benny Purwowidodo founder KONSEP KARNUS menjelaskan bahwa banyak produk perawatan kulit bekerja dengan menutup reseptor UV atau melakukan peeling berlebihan.
βKalau reseptor UV ditutup, kulit kehilangan kemampuan alami memproduksi pigmen. Peeling berlebihan juga membuat sel kulit mati tanpa regenerasi optimal, yang pada akhirnya memicu kerusakan permanen hingga kanker,β ujarnya.
KONSEP KARNUS mengambil pendekatan berbeda, yaitu memberi nutrisi pada sel kulit dari luar maupun dalam, bukan memutihkan atau mengubah warna alami. βCantik itu tidak harus putih. Apapun warna kulit Anda, jika sehat dan ternutrisi, akan terlihat menarik di mata semua orang, termasuk pasangan,β tambahnya.
Selain perawatan kulit, KONSEP KARNUS juga menawarkan kolagen berbahan sapi lokal halal, yang diklaim lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh dibanding kolagen ikan. Kolagen sapi dinilai memiliki komposisi asam amino yang lebih mirip dengan kolagen manusia sehingga lebih efektif diserap.
Program ini diharapkan dapat mencegah risiko kanker pada perempuan. βBanyak anak kehilangan ibunya karena kanker. Kalau pintu risikonya bisa kita tutup, misalnya dari skincare, kita bisa menyelamatkan banyak keluarga,β tegasnya.
Advertisement