Kapal Pecah Dihantam Ombak, Empat Nelayan Lamongan Terapung di Tengah Laut dan Selamat
Empat nelayan Desa Weru, Kecamatan Paciran Lamongan, Jawa Timur terapung di tengah laut selama dua jam lebih akibat perahu yang ditumpanginya pecah dihantam ombak.
Semuanya selamat setelah ditolong kapal Tal Star, yang hendak menuju ke dermaga PT DOK Paciran.
Keempat nelayan itu sempat berteriak meminta tolong sambil melambai-lambaikan tangannya, hingga akhirnya diketahui ABK Kapal Tal Star.
Keterangan Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan, Murod, menyebutkan, kejadian berawal Minggu tgl 18 Januari 2026.
Tepat pukul 04 00, KM Cipta Karya yang dinahkodai Fatchul Munir, 42 tahun, dengan tiga ABK, semuanya warga Desa Weru, Kecamatan Paciran berangkat melaut untuk mencari ikan.
"Mereka nekat melaut, padahal sekarang sedang dalam kondisi cuaca ekstrem. Alasannya, dapur mereka butuh ngebul karena sudah dua minggu tidak melaut," tuturnya, Senin 19 Januari 2026.
Ternyata perjalanan mereka tidak semulus yang diharapkan. Sesampainya di tengah laut dan menebar jaring, tiba-tiba kapalnya dihantam ombak besar dan pecah.
"Pengakuan para ABK kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB," imbuh Murod.
Spontan keempat nelayan tadi meloncat dan mencebur ke laut untuk menyelamatkan diri. Masing-masing meraih peralatan apung seadanya, terutama sejumlah jerigen yang dibawanya.
Akhirnya mereka terapung dan termbang-ambing ombak selama dua lebih baru mendapat pertolongan. Yakni, oleh ABK kapal Tal Star, yang kemudian membawanya merapat di PT DOK Paciran pada pukul 16.00 WIB. Keempatnya sehat tanpa mengalami luka apapun dan langsung pulang ke rumah masing-masing.
"Kami mewakili nelayan dan keluarganya mengucapkan terima kasih kepada kru kapal Tal Star atas pertolongannya, "ucap Sekretaris HNSI, Murod.
Sementara itu. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid menjelaskan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Satpolairud Polres Lamongan.
"Satpolairud mengimbau kepada nelayan tetap harus memperhatikan cuaca sebelum melaut. Kalau pun melaut jangan lupa membawa peralatan keselamatan seperti pelampung dan sebagainya," tandasnya.