107 Pengurus Kadin Sidoarjo 2024–2029 Resmi Dilantik, Fokus pada SDM dan Pelatihan Industri
Sebanyak 107 pengurus baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo masa bakti 2024–2029 resmi dilantik di Pendopo Delta Wibawa, Minggu malam, 1 Juni 2025. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan sektor industri dan UMKM di Kabupaten Sidoarjo.
Acara pengukuhan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sidoarjo, akademisi, dan pelaku usaha lintas sektor yang berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis inovasi dan kolaborasi.
Prioritas Kadin Sidoarjo: SDM Unggul, UMKM Naik Kelas, dan Pelatihan Berbasis Industri
Ketua Kadin Sidoarjo, Ubaidillah Nurdin, menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan baru adalah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pendampingan UMKM, serta penyelenggaraan pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Fokus utama kami adalah peningkatan SDM, pendampingan, dan pelatihan agar UMKM bisa naik kelas dan siap bersaing di era digital dan global,” ujar Ubaidillah.
Kolaborasi Strategis: Dunia Usaha Bertemu Dunia Pendidikan
Untuk mewujudkan program kerja tersebut, Kadin Sidoarjo menggandeng sejumlah perguruan tinggi lokal, antara lain:
UMAHA (Universitas Maarif Hasyim Latif)
Umsida (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
Unusida (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Universitas Anwar Medika
Dari sinergi ini, lahirlah inisiatif Rumah Advokasi Kadin Sidoarjo, sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia industri, guna menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.
Pelatihan Vokasi Internasional dan Sertifikasi Industri
Kadin Sidoarjo juga menjalin kerja sama strategis dengan Kadin Institute dan Swiss Contact (Jerman) untuk menghadirkan pelatihan vokasi berstandar internasional. Tujuannya adalah menciptakan lulusan pelatihan yang:
Memiliki keterampilan teknis unggul,
Bersertifikasi,
Dan memiliki daya saing global.
“Kami melihat tantangan besar di mana banyak lulusan perguruan tinggi yang belum siap kerja. Karena itu, pelatihan akan menitikberatkan pada penguasaan keterampilan teknis dan praktik lapangan,” tambah Ubaidillah.
Program Unggulan: Pelatihan Teknik Las dan K3 Gratis
Sebagai langkah awal, Kadin Sidoarjo akan menyelenggarakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara gratis untuk 25–30 peserta. Program ini bekerja sama dengan:
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sidoarjo
Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo
Selain itu, akan diadakan pelatihan teknik las bersertifikasi, termasuk:
Las bawah air
Las berstandar Jepang dan Korea
Keterampilan teknis lain yang sangat dibutuhkan oleh industri saat ini
Kadin Sidoarjo Siap Cetak Tenaga Kerja Kompeten dan Siap Industri
Dengan serangkaian program strategis ini, Kadin Sidoarjo menargetkan peningkatan signifikan dalam hal:
Penyerapan tenaga kerja lokal
Kualitas pelaku UMKM
Konektivitas antara dunia usaha dan pendidikan
Langkah-langkah ini diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi daerah, khususnya dalam menciptakan tenaga kerja siap industri dan UMKM berbasis inovasi.